211108 Serah Terima Kunci Rusunami Dilakukan Bulan Depan

progress_rusunami1Pemerintah menjanjikan akan melakukan serah terima kunci rumah susun sederhana milik(Rusunami) pada 4 Desember nanti. Serah terima akan dilakukan di tiga lokasi yakni Cengkareng, Cibubur, dan Modernland, Tangerang.

Rusunami di Cengkareng selama ini dikembangkan oleh PT Reka Rumanda Agung Abadi dan rencananya akan diserahkan ke pelanggan sebanyak dua menara (Tower). Sementara di Modernland dan Cibubur masing-masing akan diserahkan satu menara.

“Adanya serah terima ini membuktikan kalau selama ini pembangunan rusunami tidak berjalan di tempat. Meskipun ada krisis global dan membuat pertumbuhannya melambat, tetapi pembangunan tetap berjalan,” tegas Menteri Yusuf Asy’ari di Jakarta, Kamis (20/11).

Ditegaskannya, pemerintah tetap optimistis akan mampu menyediakan 1.000 menara bagi penduduk Indonesia hingga 2011 nanti. “Hingga saat ini sudah ada 297 menara yang siap dibangun. Saya menyarankan pengembang melakukan pembangunan sekarang, dan ketika pasar sudah siap pada semester kedua tahun depan tinggal memetik hasilnya,” jelasnya.

Diakuinya, situasi perekonomian sedang lesu dan dunia perbankan melakukan pengetatan likuiditas yang berujung pada susahnya pengucuran kredit. “Bank-bank sekarang lebih selektif mengucurkan kredit. Menghadapi ini saya menyarankan pengembang tidak hanya bergantung pada bank, tetapi melakukan pendanaan sendiri melalui konsorsium,” tuturnya.

Dia menyakini, tak lama lagi suku bunga perbankan untuk kepemilikan rusunami akan turun seiring tercapainya keseimbangan baru dalam menghadapi gejolak perekonomian. “Kita juga berkoordinasi terus dengan pihak perbankan agar memberikan perlakuan khusus pada pengembang,” jelasnya.

Sementara berkaitan dengan permintaan dari pengembang untuk menaikkan harga dari rusunami menjadi 180 juta rupiah dari sekitar 140 juta, Yusuf mengatakan, masalah tersebut perlu dipelajari lebih lanjut karena masih ada pengembang lain yang tidak mengeluhkan penetapan harga sebelumnya.

“ Ada yang mengeluh tetapi sebagian lain tidak memiliki masalah dengan penetapan tersebut. Jadi, ini perlu pengkajian mendalam,” jelasnya.

Pada kesempatan sama Direktur Utama Graha Rayhan Tri Putra, Bally Saputra mengungkapkan, rahasia pengembang bisa menawarkan harga kompetitif ke konsumen adalah karena teknologi infrastruktur yang diterapkan sudah maju. “Teknologi yang dikembangkan oleh departemen pekerjaan umum membuat kami bisa menghemat tiga juta rupiah per meter. Normalnya investasi per meter 2,6 juta rupiah, tetapi dengan teknologi yang dikembangkan bisa menjadi 2,3 juta rupiah,” jelasnya.

PT Graha Rayhan Tri Putra adalah pengembang rusunami “Pancoran Riverside”. Investasi yang dikeluarkan oleh perusahaan ini untuk mengembangkan rusunami di wilayah Jakarta Selatan tersebut sekitar 700 miliar rupiah. Dan untuk menarik konsumen membeli produknya, perusahaan tersebut menggandeng operator telekomunikasi Bakrie Telecom sebagai penyedia akses komunikasi bagi 5.000 unit rumah susun yang dibangunnya.[dni]