XL Siapkan US$ 20 juta Kembangkan Bisnis Non Seluler

JAKARTA—PT XL Axiata Tbk (XL) menyiapkan dana sebesar 20 juta dollar AS atau sekitar 1,8 triliun rupiah untuk mengembangkan bisnis diluar jasa seluler.

“Sekitar 22,5 persen dari total belanja modal 8 triliun rupiah dialokasikan untuk pengembangan bisnis diluar seluler atau yang dikenal dengan New Wave,” ungkap Direktur Teknology, Content, & New Business XL Dian Siswarini di Jakarta, Kamis (10/5).

New wave adalah bisnis baru di industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang tidak hanya mengandalkan sektor telekomunikasi tetapi beralih kepada konten, portal, media, dan solusi teknologi informasi dimana infrastruktur telekomunikasi dijadikan sebagai tulang punggungnya.  Jasa yang dijual XL untuk New Wave adalah mobile payment, machine to machine, cloud computing, dan mobile commerce.

“Alokasi dana banyak terserap untuk mengemmbangkan platform di jasa new wave. Kami belum menargetkan omset yang besar dari bisnis new wave karena baru mulai membangunnya pada tahun ini. Jika pun ada rencana perolehan omset pada tahun ini diperkirakan sekitar satu triliun rupiah atau hanya 4,7 persen dari total target omset keseluruhan sebesar 21 triliun rupiah,” jelasnya.

Rencana
Lebih lanjut Dian mengungkapkan, perseroan telah memiliki beberapa rencana untuk mengembangkan bisnis new wave agar mampu menopang penurunan di jasa seluler atau suara dan SMS. “Kami sudah meluncurkan layanan cloud computing hari ini. Menyusul mPayement akhir bulan ini. Sedangkan untuk Machine to machine pada Juni 2012, dan mobile commerce di akhir tahun nanti,” ungkapnya.

General Manager Cloud and Marketing Machine Technology XL  Arkav Juliandri mengungkapkan, perseroan menanamkan investasi satu juta dollar AS atau sekitar 9 miliar rupiah untuk mengembangkan cloud computing dengan merek dagang  XCloud.

“Kami hanya investasi di supporting platform dan web channel. Misalnya tenaga penjual, customer service, dan pemasaran. Sementara untuk masalah infrastruktur seperti data center dan lainnya, ada mitra yang diajak bekerjasama, “ ungkapnya.

Diungkapkannya, untuk merealisasikan XCloud, XL bekerjasama dengan 6 mitra bisnis. Mereka adalah Huawei, Fujitsu, IBM, Intratech, Mandawani, dan Microsoft. Saat ini solusi yang ditawarkan oleh XCloud memiliki fokus pada area Public Infrastructure as a Services (IaaS). Pada jenis layanan ini, XL menyiapkan layanan hosting, penyimpanan data, serta server melalui jaringan publik internet. Selain itu, XCloud juga siap menyediakan layanan Software as a Services (SaaS) bagi produk Microsoft Office 365, yang merupakan produk baru dari Microsoft.

“Kami membidik sekitar 200 dari 2000 perusahaan yang telah menjadi pelanggan enterprise XL mau berlangganan jasa XCloud. Kita optimistis pada tahun depan XCloud bisa menghasilkan omset sekitar 5-6 juta dollar AS,” ujarnya.

Vice President Enterprise and Community XL Axiata Titus Dondi mengungkapkan, selain segmen korporasi, XCloud juga akan menggarap pasar Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan komunitas. “Kami percaya bisa kompetitif karena untuk menyediakan layanan Cloud Computing lebih efisien dari sisi operasional sehingga tarif yang ditawarkan bisa lebih terjangkau,” katanya.

Pengamat Telematika dari Swiss German University Charles Lim  mengungkapkan, bisnis cloud computing sebenarnya sudah lama ada tetapi banyak pihak tidak menyadari hal itu sudah digunakan. Masuknya operator telekomunikasi ke bisnis tersebut, menjadikan kian mendesak adanya  badan regulasi untuk cloud computing di Indonesia yang bisa mengatur standarisasi aspek bisnis, regulasi, teknis, dan keamanan data.

“Pemerintah bisa meniru badan sejenis di Amerika Serikat, Eropa, atau Korea Selatan,” katanya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s