Penguasa dengan Nakhoda Baru

Kejutan dihadirkan Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan sebagai kuasa pemegang saham Dwiwarna di PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom).

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa pada Jumaat (11/5) lalu, Dahlan mengganti  Direktur Utama Rinaldi Firmansyah dengan Arief Yahya yang sebelumnya menjabat Direktur Enterprise and Wholesale Telkom.

Arief Yahya yang akrab dipanggil AY pun diberikan kebebasan untuk menunjuk The Dream Team yang akan mendampinginya hingga 2017 mendatang.

AY memilih  anggota komisaris Mitratel Honesti Basyir, sebagai Direktur Keuangan menggantikan Sudiro Asno,  Presiden Direktur Infomedia M Awaludin menjadi Direktur Enterprises and Wholesales.

Priyantono Rudito menjadi Direktur Human Capital General Affair menggantikan Faisal Syam. Direktur Utama Telkom Internasional Ririek Adriansyah  menjadi Direktur Compliance and Risk Management menggantikan Prasetio.

Berikutnya, Direktur Utama Telkom Sigma Rizkan Chandra  menjadi Direktur Network Services menggantikan Ermady Dahlan, dan Sukardi Silalahi  menajdi Direktur Konsumer menggantikan I Nyoman G Wiryanata. Hanya   Indra Utoyo yang  tetap menjabat Direktur IT  Solution and  Strategic.

Komisaris Utama Telkom  Jusman Syafii Djamal  menjelaskan alasan pergantian tampuk pimpinan di penguasa pasar telekomunikasi itu untuk regenerasi dan penyegaran.

“Pergantian ini hanya untuk penyegaran agar Telkom menjadi lebih baik. Kinerja manajemen lama tidak jelek, bahkan saya nilai mereka sudah menyelesaikan tugasnya secara baik dan amanah,” tegasnya.

Dijelaskannya,  para direksi banyak diisi kalangan muda dan internal Telkom sehingga bisa lebih kompetitif menghadapi persaingan.

Strategi
Arief Yahya dalam konferensi pers pertamanya usai diangkat menjadi Telkom-1 menegaskan  akan lebih mempertajam bisnis yang selama ini digeluti perseroan dengan cara organik maupun anorganik.

“Telkom memiliki portofolio produk  Telecommunication, information, media and edutainment (TIME) dan  consumer portofolio. TIME kita akan akselerasi secepatnya. Kalau IME nanti akan lebih banyak aliansi dan akuisisi,” jelasnya.

Dikatakannya,  melalui anak usaha Telkom akan lebih mempertajam bisnis consumer. “Nanti ada divisi wholesales dan international juga. Akan kita pertajam,” katanya.

Diharapkannya, pertumbuhan bisnis perseroan, akan jauh melebihi industri. “Kini harus di atas rata-rata industri. Industri 6,1%, Telkom akan tumbuh  6,8%. Tapi susah menghafalkannya tapi rata-rata 8%- lah,” harapnya.

Menjanjikan
Guru Besar ITB Suhono Harso Supangkat menilai susunan direksi Telkom di bawah kepemimpinan AY cukup menjanjikan karena rekam jejak para direksi sudah teruji di beberapa lini memberikan pengalaman yang menambahkan.

”Namun, tantangan industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga semakin tajam. Tidak mudah untuk bisa menang dalam persaingan. Mudah-mudahan tim ini bisa memberikan inpirasi atau energi baru untuk menambah daya saing,” katanya.

Diharapkannya, Telkom di bawah kepemimpinan AY bisa mengubah cara pikir dari pemain telekomunikasi menjadi industri layanan dengan kompetisi dan model bisnis yang baru. ”Google atau Yahoo! Bisa menjadi tolak ukurnya. Telkom harus berani mengubah model bisnisnya di industri konten,” katanya.

Praktisi Telematika Suryatin Setiawan yang juga mantan direktur Telkom mengakui, sebagai karyawan yang merintis karir dari bawah di BUMN tersebut, AY pantas menjadi orang nomor satu.

”Pengalaman dan persiapannya sudah lengkap, jadi memang sudah waktunya untuk menjadi Telkom-1. Susunan direksi yang dipilih juga saling menutup kekurangan sehingga diharapkan bisa kompak hingga akhir masa bakti. Saya harapkan Telkom di bawah AY mulai menyiapkan diri ekspansi dengan tegas dan berskala ke luar Indonesia,” katanya.

Sementara Mantan Sekretaris Menneg BUMN Said Didu mengatakan, terdapat tiga hal yang harus dipertahankan oleh para direksi di bawah kepemimpinan AY yakni pintar mengelola keuangan dan investasi, selalu bisa beradaptasi dengan teknologi, dan tidak mau didikte oleh pemilik teknologi.

”Para direksinya banyak anak-anak muda. Semoga integritas dan idealismenya tetap terjaga,” katanya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s