Pejabat Merpati Ramai-ramai Mengundurkan Diri

JAKARTA—Pergantian Direktur Utama (Dirut) Merpati Nusantara yang terkesan mendadak dan tidak transparan ternyata berbuntut panjang. Para pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) transportasi itu ramai-ramai mengundurkan diri dengan alasan memberikan jalan bagi Dirut yang baru menjalankan tugasnya.

“Setahu saya sudah ada tiga pejabat yang mengundurkan diri dan mengirimkan surat resmi ke Dirut. Mereka adalah Sekretaris Perusahaan Imam Turidi, SVP Corporate Planning Erry Wardhana, dan  VP Marketing  Yose Rizal,” ungkap Sekretaris Perusahaan Imam Turidi kala dihubungi Selasa (15/5).

Diungkapkannya, dirinya memilih jalan mengundurkan diri karena ingin memberikan kesempatan bagi Dirut yang baru untuk menetapkan strategi bagi perseroan.

“Saya terlalu dekat dan banyak menjadi bagian dari Dirut yang lama dalam pengambilan keputusan. Lebih baik saya mundur dan memberikan kesempatan bagi yang lain untuk mendukung pimpinan baru. Sekarang tinggal menunggu keputusan direksi saja terkait surat yang dikirimkan,” katanya.

Untuk diketahui, pada Senin (14/5) Menneg BUMN Dahlan Iskan merealisasikan niatnya mengganti Dirut Merpati Nusantara dari Sardjono Jhony Tjitrokusumo ke  PJS  Dirut  Rudy Setyopurnomo.

Alasan yang diapungkan Dahlan Iskan adalah Merpati terus mengalami kerugian dan membutuhkan pemimpin yang lebih tegas dalam memimpin BUMN tersebut.  Merpati  selama kuartal I 2012 mencatat rugi hingga 250 miliar rupiah dan per hari rugi dua miliar rupiah.

Senior Vice President Corporate Planning Merpati Erry Wardhana  mengatakan langkah mengundurkan diri dilakukan karena menilai  pencopotan Jhony tidak sesuai mekanisme yang seharusnya.

Jhony kala dimintai tanggapan terkait aksi yang dilakukan mantan anak buahnya menegaskan tidak tahu sama sekali terkait aksi tersebut. “Saya tidak tahu menahu. Saya sekarang lebih senang diam ketimbang dituduh yang tidak-tidak. Bagi saya, biarkan semua berlalu,” katanya.

Menurutnya, dirinya sudah banyak memberikan sumbangsih bagi Merpati. “Saya rela standar gaji diturunkan demi menjadi Dirut Merpati  supaya maskapai ini bisa lebih bagus lagi. Sekarang semua sudah berlalu dan lebih baik bicara masa depan,” katanya.

Sementara Rudy kala dimintai pendapatnya mengaku tidak khawatir pejabat teras perseoran mengundurkan diri. “Tidak masalah. Kalau ada yang mundur tentu kita siap menggantinya dengan yang muda-muda, cerdas dan berbakti kepada negara,” kata Rudy.

Menurut Rudy, selain dari dari luar perusahaan, orang dalam Merpati juga masih banyak yang pintar-pintar dan potensial. “Mundur atau tidak itu merupakan hak setiap karyawan. Tidak masalah, karena dari internal perusahaan juga masih banyak yang memiliki kemampuan untuk memajukan Merpati,” kata Rudy.

Diungkapkannya, mulai besok  akan menseleksi dan melakukan tes ke para pegawai Merpati yakni test psikotes, dimana diharapkan ada bibit-bibit baru yang potensial untuk membawa Merpati menuju sukses.

“Kalau semuanya pegawai internal juga bekerja keras bersama-sama, maka dalam enam bulan Merpati sudah meraup untung,” tegasnya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s