Obligasi Indosat Bisa Tembus Rp 3 Triliun

JAKARTA – Nilai obligasi yang diterbitkan PT Indosat Tbk (Indosat) bisa menembus angka tiga triliun rupiah jika kondisi pasar merespons positif surat hutang yang dilepas ke pasar pada medio Juni 2012.

“Kami menawarkan obligasi VIII sebesar dua triliun rupiah dan sukuk ijarah Indosat V tahun 2012 sebesar 500 miliar rupiah. Tetapi ada upsize room menembus angka tiga triliun rupiah dengan alokasi yang fleksibel sekitar 500 miliar rupiah tambahannya. Angka 2,5 triliun rupiah itu hanya minimal,” ungkap Presiden Direktur & CEO Indosat Harry Sosongko di Jakarta, Selasa (29/5).

Dijelaskannya, obligasi terdiri dari dua seri yaitu obligasi seri A berjangka waktu 7 tahun dengan kupon bunga di kisaran 7,875%-8,875% dan obligasi seri B berjangka waktu 10 tahun dengan kupon bunga di kisaran 8,125%-9,125%. Sedangkan sukuk ijarah senilai 500 miliar rupiah  berjangka waktu 7 tahun.  Adapun imbal hasil (return) yang diperolah 78,750 juta rupiah hingga 88,750 juta rupiah untuk satu miliar rupiah per tahun

Diharapkannnya, penerbitan obligasi  dapat mengurangi beban kupon bunga perseroan. Perseroan memiliki kupon bunga obligasi II seri B sebesar 16%. “Kami memutuskan membayar lebih awal obligasi yang diterbitkan 2002 lalu untuk meringankan beban bunga,” katanya.

Rincian lain penggunaan dana hasil penerbitan obligasi nantinya untuk  pembayaran lisensi jaringan kepada pemerintah sekitar 65 persen, sedangkan sekitar 25 persen untuk pembelian base station subsystem (BSS), serta sekitar 10 persen untuk melaksanakan opsi beli atas obligasi Indosat II tahun 2002.

Hal ini berarti untuk pembayaran Biaya Hak Penggunaan (BHP) frekuensi alokasinya  sebesar 1,3 triliun rupiah, BSS mencapai satu triliun rupiah dengan asumsi adanya tambahan dari sukuk ijarah 500 miliar rupiah, dan 200 miliar rupiah untuk opsi beli atas obligasi Indosat II.

Berkaitan dengan rencana penambahan frekuensi 3G, Harry mengaku, terbuka untuk menambah kanal, asalkan harga yang ditawarkan pemerintah rasional. “Kita mau menambah kanal, tetapi harganya harus realistis,” katanya.

Direktur PT Mandiri Sekuritas Iman Rachman mengungkapkan, jika  melihat dari rating, penawaran obligasi dimungkinkan untuk dinaikkan. “Namun potensi kenaikan penawaran tersebut akan bergantung dari hasil book building dan kupon yang ditawarkan,” jelasnya.

Berdasarkan catatan, Pefindo, pada 16 April 2012 lalu memberikan peringkat untuk Indosat berikut obligasi-obligasi yang ditawarkannya. Peringkat itu adalah id AA+/Stable Outlook untuk obligasi Indosat VIII tahun 2012 dan id AA (sy)+/Stable Outlook untuk Sukuk Ijarah Indosat V tahun 2012. Sedangkan Fitch pada 30 April 2012 telah memberikan peringkat nasional AAA(idn) untuk kedua obligasi tersebut.

Bookbuilding akan berlaku mulai 29 Mei 2012 dan berlanjut sampai dengan 8 Juni 2012. Tanggal efektif diharapkan pada 18 Juni 2012 bersamaan dengan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 28 Juni 2012.

Secara terpisah, Managing Research Indosurya Asset Management, Reza Priyambada menilai kupon yang ditawarkan untuk obligasi Indosat lumayan menarik dengan peringkat yang disandangnya dari lembaga pemeringkat.

“Kalau melihat beberapa tahun ini dari penerbit obligasi dengan status yang sama, memang rata-ratanya sebesar itu. Rentangnya lumayan menarik dibanding yang ditawarkan LPS,” katanya.

Menurutnya, obligasi yang ditawarkan Indosat ini masih tergantung pada kondisi pasar yang masih dihantui sentiment negatif belakangan ini. “Jika sentiment positif mulai muncul, biasanya yang diburu pertama itu obligasi ketimbang saham. Pasalnya, kupon yang ditawarkan memberikan jaminan keuntungan bagi investor.  Tetapi harus diingat, sekarang investor banyak menahan diri karena belum ada sentiment positif untuk masuk ke pasar,” jelasnya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s