Manajemen Telkom Dirombak

JAKARTA–Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPST/LB) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) memutuskan untuk merombak susunan direksi penguasa pasar telekomunikasi itu dengan alasan regenerasi.

Komisaris Utama Telkom Jusman Syafii Djamal mengatakan alasan pergantian untuk regenerasi dan penyegaran.

“Pergantian ini hanya untuk penyegaran agar Telkom menjadi lebih baik. Kinerja manajemen lama tidak jelek, bahkan saya nilai mereka sudah menyelesaikan tugasnya secara baik dan amanah,” ungkapnya usai RUPST/LB Telkom di Jakarta, Jumaat (11/5).

Dikatakannya, para direksi yang terpilih memimpin Telkom periode 2012-2017 banyak diisi kalangan muda dan internal Telkom sehingga bisa lebih kompetitif menghadapi persaingan.

Deputi Meneg BUMN Yanti Tjahjaningsih menjelaskan, alasan pergantian manajemen Telkom karena sebagian yakni 6 orang memang sudah habis masa jabatannya.

“Kami mencari dari kalangan internal agar Telkom menjadi lebih baik,” katanya.

Untuk diketahui, hasil RUPST/LB Telkom pada Jumaat (11/5) memutuskan mengangkat Arief Yahya yang sebelumnya menjadi Direktur Enterprise and Wholesales sebagai Direktur Utama menggantikan Rinaldi Firmansyah.

Sementara Honesti Basyir (Direktur Keuangan) menggantikan Sudiro Asno, M Awaludin (Direktur Enterprises and Whole Sales) menggantikan Arief Yahya.

Priyantono Rudito (Direktur Human Capital General Affair) menggantikan Faisal Syam.

Selanjutnya Indra Utoyo tetap menjabat Direktur IT and Solution Strategic, Ririek Adriansyah (Direktur Compliance and Risk Management) menggantikan Prasetio.

Sedangkan Rizkan Chandra (Direktur Network Services) menggantikan Ermady Dahlan, Sukardi Silalahi (Direktur Konsumer) menggantikan I Nyoman G Wiryanata.

RUPS tersebut juga menetapkan susunan komisaris yaitu Komisaris Utama tetap dijabat Jusman Syafii Djamal, dengan anggota komisaris Parikesit Suprapto menggantikan Mahmudin Yasin.

Hadiyanto menggantikan Bobby Nazif, Virano Nasution menggantikan Rudiantara, dan Jhonny Swandi Sjam.

Arief Yahya mengakui jajaran manajemen yang baru diisi anak muda dan berisi dari kalangan internal. “Saya berumur 51  tahun. Sementara yang lain masih 40-an tahun,” katanya.

Diungkapkannya, Telkom di bawah kepemimpinannya akan memberikan lebih banyak untuk bisa kian optimal berkontribusi bagi negara.

“Saya akan lebih agresif. Kita akan fokus di produk dan pasar end user,” katanya.

Dijelaskannya, untuk produk akan memaksimalkan bisnis Information, Media, dan Edutainment (IME) melalui aliansi, akuisisi, atau mengembangkan sendiri.

Sementara untuk pasar ke pengguna langsung akan mengoptimalkan kinerja dari Telkomsel, Flexi, dan divisi konsumer.

Bagi Dividen
Pada kesempatan sama, Head Of Corporate Communication Affair (HCCA) Telkom Eddy Kurnia mengungkapkan, pemegang saham memutuskan menyetorkan dividen tahun 2012 sebesar 7,12 triliun rupiah atau sebesar 65 persen dari laba bersih perseroan tahun buku 2011 sebesar 10,965 triliun rupiah.

Dividen sebesar 7,12 triliun rupiah tersebut berasal dari dividen tunai sebesar 55 persen atau 6,030 triliun rupiah, dan spesial dividen tunai 10 persen atau 1,096 triliun rupiah.

Dengan demikian jumlah dividen per lembar saham mencapai 371,054 rupiah per lembar.

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui alokasi laba ditahan sebesar 3,84 triliun rupiah  yang akan digunakan untuk pengembangan usaha perseroan.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s