Indosat Mulai Proses Penawaran Obligasi Rp 2,5 Triliun

Jakarta— PT Indosat Tbk (Indosat) memulai proses penawaran surat utangnya ke publik dengan nilai  2,5 triliun rupiah yang terdiri atas obligasi Indosat VIII senilai dua triliun rupiah dan sukuk ijarah V senilai 500 miliar rupiah.

“Kami akan memulai Public Expose,  besok (Selasa, 29/5). Artinya mulai penawaran ke investor,” ungkap Corporate Secretary Indosat Strasfiatri Auliana ketika dihubungi Senin (28/5).

Sedangkan dalam prospektus ringkas perseroan  yang dipublikasikan pada Senin (28/5) disebutkan surat utang atau obligasi dan sukuk ijarah yang ditawarkan tersebut mempunyai peringkat AA+ dari lembaga pemeringkat efek Pefindo.

Obligasi VIII Indosat dibagi dalam dua seri yakni seri A mempunyai jangka waktu tujuh tahun dan seri B berjangka waktu 10 tahun. Sukuk ijarah V berjangka waktu tujuh tahun.

Dana dari hasil penerbitan obligasi dan sukuk ijarah akan digunakan sebanyak 65 persen untuk pembayaran lisensi jaringan kepada pemerintah, yaitu pembayaran hak penggunaan izin pita spektrum radio (IPSFR) penyelenggaraan jaringan bergerak selular di frekuensi radio 800 mhz, 900 mhz, dan 1.800 mhz untuk periode 15 Desember 2012-14 Desember 2013.

Sisanya 25 persen akan digunakan untuk pembelian base station subsystem untuk menambah kapasitas di area dengan trafik tinggi dan memperluas jaringan.

Sekitar 10 persen lagi akan digunakan untuk melaksanakan opsi beli atas obligasi Indosat II tahun 2002 seri B sebesar 200 miliar rupiah. Surat utang ini semula akan jatuh tempo pada 2031 dengan nilai pokok  200 miliar rupiah.

Sebelumnya, perseroan mengungkapkan rencana penerbitan obligasi dan sukuk ijarah  dengan maksimum penerbitan masing–masing   2,5 triliun rupiah  dan   500 miliar rupiah dengan jangka waktu maksimal 10 (sepuluh) tahun guna memperkuat struktur pemodalan pada 2012.

Penerbitan surat hutang ini rencananya dibantu oleh sindikasi penjamin emisi yang terdiri dari PT. DBS Vickers Securities Indonesia, PT. Danareksa Sekuritas, PT. HSBC Securities Indonesia, PT. Mandiri Sekuritas, dan PT. Standard Chartered Securities Indonesia.Sedangkan  wali amanat adalah PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero).

Berkaitan dengan pelunasan lebih awal obligasi Indosat II tahun 2002, Presiden Direktur Indosat harry Sasongko, kala Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) medio Mei lalu mengungkapkan,  pelunasan awal obligasi Indosat II Seri B Tahun 2002 dengan harga 101 persen dari nilai pokok.

Genjot Penjualan
Sementara itu, Chief Marketing Officer Indosat Erik Meijer mengatakan, perseroan tengah menggenjot penjualan dari produk prabayar IM3 dengan memanfaatkan momentum liburan sekolah yang akan datang tak lama lagi.

“Pada musim liburan sekolah, biasanya penjualan mengalami peningkatan sedikit karena pelanggan yang liburan sekolah ada uang sisa yang bisa dipakai belanja dan menghabiskan waktu lebih banyak dengan gadget sehingga penggunaan meningkat,” katanya.

Dijelaskannya, untuk memanfaatkan momentum tersebut, IM3 muncul dengan paket prabayar yang
memberikan akses gratis ke social media sesuai dengan tren berkomunikasi pengguna muda saat ini.

“Sayangnya penjualan akan melambat usai liburan sekolah karena uang digunakan untuk keperluan pendidikan. Tetapi nanti ada harapan kala Ramadan,” katanya.

Brand Manager IM3 Andre Reinaldy mengungkapkan, penjualan produk IM3 selama liburan sekolah biasanya lebih tinggi ketimbang industri. “Jika industri terjadi kenaikan 5%, kami bisa lebih tinggi. Pasalnya, merek IM3 sudah kuat di mata anak muda,” katanya.

Untuk diketahui, kinerja Indosat selama kuartal I/2012 kurang menggembirakan. Tercatat,  laba  mengalami penurunan   96,5% selama kuartal I/2012 dari posisi  483,7 miliar  rupiah pada kuartal I/2011 menjadi   16,7 miliar rupiah   di kuartal I tahun ini.

Sedangkan  omset Indosat pada kuartal I/2012 naik sebesar 2,1% dari  4,874 triliun rupiah  pada kuartal I/2011 menjadi   4,977 triliun rupiah  di kuartal I/2012. Pelanggan seluler Indosat hingga kuartal I-2012 tercatat 52,1 juta nomor dimana produk IM3 berkontribusi hingga 65%.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s