Icon+ Bidik Omset Tembus Rp 1 triliun

JAKARTA–PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) membidik omsetnya bisa menembus angka lebih dari satur triliun rupiah hingga akhir tahun 2012 dengan agresif menggarap pasar korporasi.

“Pada 2011, ICON+ meraih pendapatan 700 miliar rupiah. Tahun ini kita harapkan pertumbuhan omset sebesar 50 persen sehingga berhasil menembus sekitar 1,050 triliun rupiah,” ungkap Presiden Director ICON+, M Danny Buldansyah di Jakarta, Kamis (24/5).

Diungkapkannya, guna mencapai target tersebut perseroan terus berbenah diri dengan lebih serius menggarap pasar korporasi diluar melayani solusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dari  induk perusahaan, PT PLN (Persero).

“Saat ini perseroan telah melayani lebih dari 920 perusahaan di Indonesia. Perusahaan itu termasuk perusahaan 110 telekomunikasi, 70 perbankan serta sektor keuangan, pemerintahan dan manufaktur,” ungkapnya.

Dijelaskannya, komposisi penopang omset perseroan pada tahun lalu adalah dari induk perusahaan sebesar 40 persen, sedangkan dari pasar korporasi di luar PLN sisanya.

“Perusahaan ini didirikan memang untuk melayani solusi TIK bagi PLN, tetapi kita juga tidak mau kapasitas dari infrastruktur yang ada menjadi sia-sia. Dan pemanfaatan kapasitas dengan melayani pasar non PLN justru memberikan dampak positif. Buktinya pada 2011 keuntungan ICON + mencapai 50 miliar rupiah dengan Earning Before Interest Tax Depreciation and Amortization (EBITDA) margin sekitar 30 persen,” katanya.

Diungkapkannnya, pada tahun ini perseroan mengalokasikan dana sekitar 600 miliar rupiah untuk membangun serat optik di Sulawesi, Sumatera, dan meningkatkan performa dari infrastruktur yang sudah ada. Pendanaan berasal dari kas internal dan pinjaman induk usaha, khususnya untuk proyek pengadaan bagi PLN.

“Kami memiliki serat optik sepanjang hampir 89.000 km di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi dan Kalimantan. Tetapi baru menguasai 10 persen pangsa pasar jasa data komunikasi untuk pasar korporasi. Ini artinya kita belum  optimal, karena itu pada tahun ini akan didorong lebih agresif,” katanya.

Dikatakannya,  salah satu strategi untuk lebih agresif adalah  menyediakan layanan yang selelu siap dengan down time minimal sehingga memenuhi service level agreement, ICON+ didukung oleh SDM yang berkompeten dan jaringan

“Kami punya keunggulan dalam soal pemasangan jika bicara infrastruktur dengan right of way karena tiang listrik milik PLN tinggal dipasang serat optik. Apalagi harga kita terjangkau, sehingga tidak minder untuk bersaing dengan pemain besar,” tegasnya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s