Emiten Transportasi Bidik Omset Tumbuh 17,21%

JAKARTA—PT Samudera Indonesia Tbk ( Samudera Indonesia) membidik pertumbuhan omset sebesar 17,21 persen pada tahun ini atau mencapai 6 triliun rupiah dari posisi akhir 2011 sekitar 5,119 triliun rupiah.

“Pada tahun lalu omset Samudera Indonesia 5,119 triliun atau tumbuh 18,2 persen dibandingkan 2010 sekitar 4.33 triliun rupiah. Kita optimistis pada tahun ini bisa meraih sekitar enam triliun atau sama dengan umur saya sekarang,” ungkap Direktur Utama Samudera Indonesia Masli Mulia di Jakarta, Selasa (22/5).

Diungkapkannya, kenaikan pendapatan pada 2011 tak bisa dilepaskan dari bergeraknya bisnis inti perseroan yaitu pelayaran, logistic, dan terminal. “Hampir 50% omset dipasok dari bisnis pelayaran. Sementara terminal 15% dan keagenan 15%,” ungkapnya.

Dikatakannya, untuk laba yang diraih perseroan selama 2011 sebesar 97,9% atau tumbuh 44,6 persen dibandingkan 2010 sekitar 67,7 miliar rupiah. “Bottom line perseroan tertekan oleh beban jasa, usaha, dan lain-lain. Akhirnya margin yang didapat kecil,” jelasnya.

Namun, perseroan tetap membagikan dividen bagi pemegang saham sekitar 32% dari laba bersih yakni sekitar 31.32 miliar rupiah dengan nilai saham per lembar 200 rupiah. Angka itu naik dari 2010 yang 160 rupiah per lembar saham.

“Kita mencadangkan sisa laba bersih sebagian untuk membayar hutang  dan digunakan sebagai modal kerja,” katanya.

Wakil Direktur Utama Samudera Indonesia Torkis David Parlaungan Batubara mengungkapkan, perseroan pada tahun ini akan lebih fokus ke pasar domestic karena kondisi pasar regional masih tidak menentu. “Krisis  di Amerika Serikat dan Eropa belum selesai. Selain itu, harga minyak sebagai kebutuhan utama transportasi terus naik. Kami harus fokus dalam investasi agar pertumbuhan terus terjaga,” katanya.

Diprediksinya pasar regional tetap akan memasok sebesar 40% bagi pendapatan perseroan tahun ini, sedangkan pasar domestic 30%, dan sisanya dari jasa logistic. “Jika pada tahun lalu kami menetapkan belanja modal sebesar 900 miliar rupiah, maka tahun ini kita tidak berani menetapkan nilai  investasi. Jika pun ada yang kita lakukan adalah memprioritaskan infrastruktur dan utilisasi secara maksimal. Untuk investasi akan sangat selektif,” jelasnya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s