Dua Distributor Telekomunikasi Catat Kinerja Positif Kuartal I-2012

JAKARTA—Dua emiten distributor perangkat dan vocher telekomunikasi mencatat kinerja yang positif selama kuartal pertama 2012. Kedua emiten tersebut adalah PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) dan PT PT TiPhone Mobile Indonesia Tbk (TELE).

Erajaya membukukan laba bersih selama kuartal pertama 2012 sebesar 79.716  miliar rupiah atau naik 40,7 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 56.622 miliar rupiah. Sementara omsetnya melesat jauh yakni sekitar 220 persen dari 989.263 miliar rupiah pada kuartal pertama 2011 menjadi 3.172 triliun rupiah di kuartal pertama 2012.

Kinerja Erajaya yang kinclong tak bisa dilepaskan dari selesainya perseroan mengakuisisi PT Teletama Artha Mandiri (TAM) senilai 736,3 miliar rupiah pada tahun lalu. Saat ini Teletama memiliki 18 cabang distribusi dan mengelola 18 BlackBerry Expert Centres di Indonesia. Teletama dikenal sebagai distributor BlackBerry, Sony, Samsung, dan Venera. Teletama  diperkirakan akan menyumbang kontribusi omset lebih dari 50% bagi perseroan pada 2012.

Saham Erajaya pada perdagangan Senin (7/5) ditutup di 1.690 rupiah dan sempat menyentuh angka 1.730 rupiah.

TELE
Sementara Tiphone membukukan laba bersih naik tipis sebesar 6,9 persen dari 36.528 miliar rupiah pada kuartal pertama 2011 menjadi 39.083 miliar rupiah pada kuartal pertama 2012. Omset TiPhone juga hanya tumbuh 16,5 persen dair 1.396 triliun rupiah di kuartal pertama 2011 menjadi 1.627 triliun rupiah di kuartal pertama 2012.

Naik tipisnya laba bersih emiten yang dikabarkan tengah dibidik sahamnya oleh Samsung dan Research In Motion (RIM) karena beban usaha melonjak 27 persen dari 31.231 miliar rupiah pad kuartal pertama 2011 menjadi 39.934 miliar rupiah di kuartal pertama 2012.

Aksi korporasi TiPhone terdekat  segera menuntaskan akuisisi atas perusahaan distributor produk Apple Inc terbesar di Indonesia semester pertama 2012. Nilai aksi korporasi ini diperkirakan mencapai  40 juta dollar AS.

Rencananya TiPhone menggunakan kas internal untuk aksi korporasi ini. Setelah akuisisi selesai, TiPhone akan menjadi pemegang saham mayoritas di perusahaan distributor Apple tersebut.

Setelah akuisisi distributor Apple,  TiPhone membidik dua perusahaan yang bergerak di bidang distribusi voucher dan ritel. Kemungkinan besar akuisisi ini dilakukan pada semester kedua 2012.

Saat ini pendapatan terbesar TiPhone berasal dari pemasaran voucher telepon seluler. Dari keseluruhan penjualan, voucher Telkomsel menempati proporsi terbesar, 70 persen. Sebanyak 20 persen merupakan voucher dari konten dan TiPhone.

Saham TiPhone sejak beredar isu akan diakuisisi oleh dua perusahaan asing terus naik. Pada perdagangan Senin (7/5) ditutup 390 rupiah dan sempat menyentuh 400 rupiah.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s