Dirut Merpati Mendadak Diganti

JAKARTA—Kementrian Badan Usaha Milik Negara (KBUMN) dikabarkan mengganti
Direktur Utama Merpati Nusantara Airlines Sardjono Jhony secara mendadak tanpa alasan yang jelas.

”Saya memang mendengar adanya pergantian Dirut dan rencanan pelantikan pejabat baru pada Senin (14/5),” ungkap SVP Corporate Planning Merpati Nusantara Erry Wardhana ketika dihubungi Minggu (13/5).

Dijelaskannya, sebagai perwakilan manajemen atau karyawan, dirinya tidak mengetahui alasan pergantian dan tidak ingin berspekulasi. ”Tetapi jika bicara soal kinerja, kami berani mempertanggungjawabkan. Di bawah kepemimpinan Pak Jhony selama satu setengah tahun belakangan ini ada perbaikan signifikan,” tegasnya.

Diungkapkannya, calon pengganti Jhonny kemungikinan Komisaris Utama Merpati  Rudi Setyopurnomo yang baru menggantikan Said Didu satu setengah bulan lalu. ”Saya sudah telepon Pak Rudi. Beliau seolah mengiyakan menjadi pengganti Dirut,” katanya.

Sebelumnya, pada Februari 2012, Jhony pernah mengisyaratkan akan mundur terkait  kasus kecelakaan pesawat Merpati MA-60 yang jatuh di Perairan Kaimana, Papua, 7 Mei 2011.

Permintaan mundur itu langsung diutarakannya pada saat rapat dengar pendapat di gedung DPR beberapa waktu lalu. Namun permintaan mundur dirinya tidak diterima oleh Menneg BUMN Dahlan Iskan.

”Kalau bicara isu Februari itu sudah clear. Pak Dahlan bicara dengan Pak Jhony dimana saya menyaksikan, meminta masalah Merpati secepatnya diselesaikan dan pencairan sebesar 296,47 miliar rupiah berupa Penyertaan Modal Negara (PMN),” katanya.

Perwakilan Pilot Merpati Nusantara Capt Hendra Jusack meminta jika pergantian dilakukan terhadap pimpinannya harus dengan alasan yang jelas. “Kami tidak akan mempertanyakan jika pergantian tidak mendadak dan tanpa alasan jelas. Kami masih berharap keputusan itu bisa berubah. Semoga Pak Dahlan Iskan bisa memutuskan dengan jernih,” katanya.

Diungkapkannya, Merpati selama kepemimpinan Jhony mampu mengangkat kesejahteraan karyawannya  dan sinyal perbaikan terjadi  di BUMN transportasi itu. “Bagi saya jika seorang pimpinan berhasil mengangkat  kesejahteraan karyawan itu hal yang baik. Kesejahteraan seluruh karyawan naik 30 persen di era Pak Jhony,” katanya.

Jhoni sendiri kala dikonfirmasi hanya menjawab singkat dengan membenarkan dirinya akan diganti oleh Komisaris Utamanya.  “Saya dipecat, bukan mundur,” ucapnya.

Namun dalam rilis resminya kepada para pilot yang dikabarkan menyiapkan aksi mogok karena simpati dengan nasib dirinya Jhony meminta para penerbang membatalkan aksi mogok karena bsia berakibat  berakibat fatal bagi perusahaan maupun orang banyak.

“Saya memohon, dan saya menghimbau, sebagai sesama penerbang maupun sebagai direktur Utama di perusahaan ini, jangan melakukan tindakan tindakan yang kontra produktif. Saya pribadi, menganggap bahwa pergantian direksi adalah sesuatu yang alami, dan jangan dijadikan dasar untuk melakukan hal hal yang nantinya bisa berakibat fatal,” tulis Jhony.

Sayangnya, Deputi Bidang Infrastruktur dan Logistik KBUMN Sumaryanto Widayatin tak bisa dikonfirmasi terkait pergantian direksi Merpati. Pesan singkat yang dikirimkan tak berbalas.

Kabar beredar mengatakan, tegangnya hubungan Jhony dengan Sumaryanto dan Rudi menjadi pemicu pergantian ini.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s