Telkom Gandeng KAI

JAKARTA—PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) menjalin sinergi dalam kerangka kerjasama  antara  Badan Usaha Milik Negara (BUMN)  dan meningkatkan value masing-masing perusahaan.

Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah menjelaskan, dalam kerjasama kali ini perseroan bekerjasama dengan KAI meliputi penggunaan beragam layanan teknologi informasi dan komunikasi seperti pembangunan data centre dan data recovery centre, e-Ticketing, e-Payment, call centre, e-Health, solusi machine 2 machine dan vending machine, TELKOM Solution berbasis : Infrastructure as a Service (IaaS), Platform as a Service (PaaS), Software as a Service (SaaS), serta teknologi Cloud Computing.

“Kesinambungan sinergi antara pelaku usaha transportasi, dalam hal ini KAI, serta pelaku usaha jasa telekomunikasi dan informasi, dalam hal ini Telkom, perlu terus ditingkatkan untuk semakin mengokohkan peran kedua perusahaan,” kata Rinaldi di Jakarta, Senin (16/4).

Diharapkannya, sinergi  kedua BUMN   akan memberikan dampak positif terhadap value maupun kegiatan operasional kedua belah pihak, yang ke depannya diharapkan akan memicu munculnya sinergi-sinergi BUMN yang lain.

Direktur Utama KAI Ignasius Jonan  mengatakan, dengan ditandatanganinya MoU tersebut semakin terbuka peluang bagi KAI dan Telkom meningkatkan sinergi. “Pengalaman dan kekuatan Telkom dalam mengelola layanan yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi akan sangat bermanfaat untuk mengembangkan bisnis transportasi yang dikelola KAI serta meningkatkan kepuasan penumpang,” kata  Jonan.

Diungkapkan Jonan, salah satu strategi KAI untuk meningkatkan pendapatannya selain mendatangkan 20 lokomotif baru dari General Electric USA adalah peningkatan sistem teknologi informasi dengan mengembangkan sistem ticketing yang setara dengan sistem ticketing perusahaan penerbangan.

Sebelumnya, Telkom dan KAI telah  merintis sinergi melalui penandatanganan MoU di Kementerian BUMN pada 23 Februari 2010.

Salah satu gebrakan Sinergi BUMN pada 2010 tersebut adalah sinergi empat moda transportasi yang didukung penuh oleh Telkom. KAI, DAMRI, Indonesia Ferry dan PELNI  bekerja sama dengan Telkom mengimplementasikan single ticketing, Tiket Terpadu Antar Moda (TiTAM) serta solusi RTS (Rail Ticketing System) KAI.

Saat ini seluruh kereta komersial KAI sudah menggunakan aplikasi RTS. Salah satu channel penjualan RTS adalah Railbox. Telkom telah menempatkan 10 Railbox di stasiun besar dan di Mall EX Plaza Indonesia yang telah diluncurkan pada 5 April 2012.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menargetkan pendapatan dari angkutan penumpang sepanjang 2012 naik 7,94 persen menjadi  3,26 triliun rupiah dibandingkan target pendapatan 2011 sebesar  3,02 triliun rupiah.

Pendapatan jasa angkutan barang tumbuh signifikan dibandingkan pertumbuhan pendapatan angkutan penumpang akibat investasi sarana yang dilakukan perseroan sejak awal 2011.

Peningkatan channel penjualan tiket yang tidak hanya melalui loket di stasiun, tetapi juga melalui agen, B2B (Posindo, Indomaret, Citos), Call Center 121 serta Vending Machine atau Railbox serta kemudahan lain melalui Internet dan Mobile Reservation.[dni]

 

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s