Telkom Alokasi Rp 4 triliun di Serat Optik

JAKARTA–PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengalokasikan dana sebesar empat triliun rupiah untuk pengembangan serat optik guna meningkatkan kualitas layanan dan diversifikasi produk bagi masyarakat.

“Pada 2012 ini perseroan melakukan program modernisasi jaringan akses dengan target sebanyak 2,4 juta satuan sambungan layanan di 66 Sentral Telepon Otomat (STO). Ini sudah kami lakukan sejak 2011 dimana  jaringan

akses sebanyak 360.000 satuan sambungan layanan di 8 STO di dua kota besar di Indonesia yaitu Jakarta dan Surabaya telah dilakukan,” ungkap Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah di Jakarta, Senin (30/4).

Diungkapkannya,  Untuk wilayah Jakarta modernisasi dilakukan di STO Cengkareng, Gandaria, Kebayoran Baru, Semanggi1, Slipi, Rawamangun dan Kelapa Gading, sedangkan untuk wilayah Surabaya meliputi STO Injoko dan Manyar. Sementara di 66 STO pada 2012 meliputi   Jakarta, Bandung, Cirebon, Pekalongan, Purwokerto, Semarang, Solo, Surabaya, Yogyakarta, Bandarlampung, Medan, Padang, Palembang dan Pekanbaru.

“Pada hari ini kami   secara resmi mematikan jaringan  (phase out) akses telekomunikasi kabel tembaga yang selama ini melayani kebutuhan telekomunikasi pelanggan di kawasan Segitiga Emas: Sudirman, Thamrin dan Kuningan,” katanya.

Phase out menandai diimplementasikannya next generation network (NGN) secara end 2 end mulai dari internet protocol (IP) core hingga jaringan akses secara masif yang ditandai dengan di-phaseout-nya sentral telepon digital Indonesia dan diganti dengan softswitch dan digantikannya jaringan kabel tembaga dengan jaringan kabel fiber optic.

Dijelaskannya, perseroan menyiapkan dana sebesar dua miliar dollar AS untuk memodernisasi jaringan dari kabel tembaga ke serat optik. “Untuk yang empat triliun rupiah tahun ini diambil dari belanja modal 2012. Secara total program pergantian jaringan dari tembaga ke serat optik ini sekitar dua miliar dollar AS kebutuhan dananya,” jelasnya.

Dikatakannya, hingga 2015 program modernisasi jaringan akses ditargetkan sebanyak 13 juta satuan sambungan dengan kemampuan true broadband. Pembangunan fiber optic dilakukan dari secara nationwide dari ujung barat sampai ujung timur kepulauan Indonesia dengan total panjang 23.713 km mencakup 345 kabupaten atau sekitar 69% secara nasional dengan target 100% pada 2016.

Total kapasitas bandwidth di optical backbone mencapai 1,78 tera bit per second (Tbps ) dengan didukung jaringan metro ethernet untuk aggregasi regional sebanyak 1006 node metro seluruh Indonesia.

Lebih lanjut dijelaskannya, langkah Telkom menghentikan secara permanen jaringan akses telekomunikasi berbasis kabel tembaga sebagai aksi strategis  menuju jaringan information & communication technology (ICT) nasional berbasis IP dan optical network yang menjadi tulang punggung terbentuknya next generation nationwide broadband network (NG-NBN).

“Penggunaan serat optik ini menjadikan kapasitas semakin besar sehingga layanan berbasis video pun bisa dinikmati oleh pelanggan telepon tetap. Selain itu pelanggan telepon tetap bisa menikmati akses Wifi dengan kecepatan lebih luas. Sementara dengan jasa seluler bisa juga digunakan sebagai backbone,” katanya.

Berdasarkan catatan,  jika menggunakan kabel tembaga kecepatan akses yang didapat hanya mampu menyalurkan maksimal hingga 4Mbps. Jika menggunakan serat optik mampu menyalurkan bandwith hingga 100Mbps dengan  teknologi berbasis multi service access node (MSAN) & gigabit passive optical network (GPON).

Guna medukung peningkatan  bandwidth yang dimiliki, Telkom  menyiapkan kapasitas bandwidth gateway Internet sebesar 123 giga bit per second (Gbps), dengan didukung infrastruktur content deliver network (CDN) Google, Youtube, Akamai sebesar 82 Gbps di Jakarta, Batam dan Surabaya serta  peering domestik sebesar 32 Gbps.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s