Perbarui PSS, Garuda Investasi US$ 3 juta

JAKARTA–PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menanamkan investasi sebesar tiga juta dollar AS untuk mengembangkan sistem teknologi reservarsi penumpang atau lebih dikenal dengan  Passenger Services System (PSS)

“Kami menggandeng  Amadeus IT Group SA untuk menjadikan grade PSS mencapai level 5. Kita keluarkan investasi tidak besar, sekitar tiga juta dollar AS. Kita hanya mengeluarkan  biaya implementasi, karena untuk license, hardware, dan network memnggunakan pola pay per use,” ungkap Direktur Keuangan  Garuda Indonesia Elisa Lumbantoruan di Jakarta, Jumaat (20/4).

Diungkapkannya, Garuda telah mengubah pola konsep berinvestasi di sektor Teknologi Informasi (TI) dari berbasis belanja modal menjadi biaya operasional melalui pengembangan komputasi awan (Cloud Computing).

Ditegaskannya, pola investasi TI berbasis cloud computing hal yang umum digunakan maskapai penerbangan.

“Aspek security dan Service Level Agreement (SLA)  sudah proven. Hampir semua airlines di Indonesia juga menggunakan cloud system untuk reservation system. Citilink juga sedang migrasi ke Navitaire, akan jalan di awal Juni 2012,” ungkapnya.

Direktur Pemasaran Garuda Indonesia Arif Wibowo menjelaskan  terpasangnya PSS baru memungkinkan penerbangan Garuda terkoneksi dengan maskapai aliansi globalnya, dan ditargetkan mampu menjaring 6 juta penumpang.

Pasalnya, sistem PSS community dari Amadeus ini merupakan platform yang digunakan oleh maskapai-maskapai penerbangan di aliansi global Sky Team, yang terdiri dari 15 maskapai.

Beberapa maskapai global yang tergabung di aliansi ini diantaranya KLM, Air France, TAROM, Air Europa, Czech Airlines, MEA, Delta Airlines, dan Korea Air Lines.

“Kita targetkan bisa terpasang penuh  pada tahun depan. Konsep pay per use. dikenakan biaya per penumpang, rata-rata 0,7 sen dolar AS” katanya.

Menurutnya,  dengan memiliki PSS community ini, penerbangan Garuda Indonesia dengan 15 maskapai anggota Sky Team akan menjadi satu flight number (nomor penerbangan).

“Sky Team ini, dari 15 maskapai, ada 926 destinasi dengan jumlah penumpang 151 juta orang. Misalnya Delta Air, dari Tokyo ke AS itu ada 26 penerbangan per hari. Semua maskapai aliansi nya full servis. Ini merupakan pasar yang sangat potensial,” kata Arif.

Pada tahun ini Garuda Indonesia menargetkan jumlah penumpang 22 juta, atau naik 29% dari posisi tahun lalu 17 juta penumpang, dengan 3,1 juta diantaranya merupakan penumpang internasional.

Jumlah rute penerbangan Garuda mencapai 19 rute internasional dan  36 rute domestik. Dengan adanya tambahan penumpang dari aliansi global pasca terpasangnya sistem PSS community ini, jumlah penumpang internasional Garuda akan menjadi 9 juta.

Vice President Airline IT Amadeus John Chapman mengatakan kerjasama ini berlaku lima tahun.

Sistem ini juga digunakan oleh 115 maskapai internasional seperti Korea Airlines, Qantas, Singapore Airlines, ANA, Thai, Cathay, Luhfansa, KLM, Soffi, TACA dan TAM.

“Jika Garuda sudah terpasang dengan PSS community Amadeus ini, penerbangan Garuda bisa terhubung dengan ke-115 maskapai yang menggunakan sistem kami,” tuturnya.[dni]

 

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s