Laba Indosat Turun 96,5%

JAKARTA—PT Indosat tbk (Indosat) mengalami penurunan laba sebesar 96,5 persen selama kuartal I/2012 dari posisi 483,7 miliar rupiah pada kuartal I/2011 menjadi 16,7 miliar rupiah di kuartal I tahun ini.

Presiden Direktur & CEO Indosat Harry Sasongko menjelaskan, penurunan laba terjadi karena menguatnya nilai tukar dollar Amerika Serikat, sehingga walau terjadi pertumbuhan pendapatan tak mampu menutupi penurunan.

“Sebenarnya selama kuartal I/2012 Indosat mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 2,1% dari 4,874 triliun rupiah pada kuartal I/2011 menjadi 4,977 triliun rupiah di kuartal I/2012,” ungkapnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (1/5).

Dijelaskannya, jasa seluler masih menjadi penopang pendapatan dari Indosat sebesar 4,97 triliun rupiah atau tumbuh 3% dibandingkan periode sama kuartal I/2011 sebesar 4,07 triliun rupiah. Jumlah pelanggan seluler mencapai 52,1 juta nomor atau naik 14% dibandingkan periode sama 2011.

Namun, penurunan terjadi di jasa non seluler dimana pada kuartal I/2012 diraih sebesar 913,4 miliar rupiah atau turun 1,8%  dibanding periode sama kuartal I/2011 sebesar 897,2 miliar rupiah.

Sementara Earning Before Interest Tax Depreciation and Amortization (EBITDA) naik 3,6% menjadi 2,33 triliun rupiah pada kuartal I/2012 dari 2,256 triliun rupiah di kuartal I/2011. Sedangkan margin EBITDA naik 0,7% menjadi 47%.

Di kuartal I, perusahaan berhasil mengurangi utang secara signifikan hingga tinggal 23,1 triliun rupiah atau turun 3,5% dibandingkan periode sama 2011 sebesar 23,95 triliun rupiah.

Pelunasan Obligasi

Lebih lanjut Harry menjelaskan, manajemen memiliki keyakinan  dengan likuditas perusahaan yang makin kuat, sehingga  memutuskan pelunasan awal obligasi Indosat II Seri B Tahun 2002 dengan harga 101 persen dari nilai pokok. Surat utang ini semula akan jatuh tempo pada 2031 dengan nilai pokok 200 miliar rupiah.

“Ini sebagai bagian dari strategi pembiayaan perusahaan di tahun 2012, dan juga sebagai menunjukkan posisi likuiditas Indosat yang kuat di tengah kondisi global makroekonomi global yang penuh tantangan,” jelasnya.

Diungkapkannya,  pengumuman pelunasan awal obligasi ini rencananya dilakukan pada 4 Mei 2012.

Menurutnya, keputusan Indosat melunasi obligasi lebih awal dari jadwal jatuh tempo tak terlepas dari naiknya peringkat perusahaan ke level idAA plus dengan outlook stabil. Kenaikkan itu disampaikan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)

Selain itu, lembaga pemeringkat internasional, Fitch Rating, juga telah menaikkan peringkat surat utang Indosat untuk Long-Term Foreign- dan  Local-Currency Issuer Default Ratings (Rp) serta Foreign Currency senior unsecured rating dari posisi BBB minus menjadi BBB dengan outlook stabil.

Pada saat bersamaan, pemeringkat juga memberikan peringkat nasional Long-Term ‘AAA(idn)’ dan ‘AAA(idn)’ untuk obligasi dan sukuk ijarah yang telah diajukan dengan maksimum penerbitan masing–masing 2,5 triliun rupiah dan 500 miliar rupiah.

Diyakininya, kenaikan peringkat ini mencerminkan perbaikan dalam profil kredit Indosat dan ekspektasi Fitch bahwa arus dana operasional dari uutang bersih akan terdorong oleh penjualan 2.500 menara kepada PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG). Faktor lain adalah arus kas bebas positif yang berkelanjutan.

Kredit profil Indosat tetap mencerminkan posisi Indosat sebagai operator kedua terbesar berdasarkan pangsa pasar pelanggan dan pangsa pasar pendapatan diantara lima operator telekomunikasi terbesar, yang diyakini oleh Fitch bahwa perusahaan papan atas di pasar telekomunikasi Indonesia akan tetap meraup laba tertinggi di wilayah Asia Pasifik

“Kami optimistis menghadapi tantangan 2012.Kami melihat tanda-tanda penguatan dalam beberapa segmen penting termasuk data. Kami bekerja dengan teliti untuk menjamin kesiapan jaringan, produk dan jasa kami untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan ini. Keuntungan dari inisiatif-inisiatif dalam skala Group sebagai usaha meningkatkan bisnis telah kami rasakan, dan kami yakin bahwa  akan menjadi tahun yang penuh dengan kemajuan,” tandasnya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s