Garuda Bidik Rp 1 triliun dari Pelanggan BNI

JAKARTA—PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menggandeng  PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) untuk  menerbitkan kartu kredit co-branding guna meningkatkan omset keduanya pada tahun ini.

Direktur Niaga Garuda Indonesia  Agus Priyanto  menargetkan dari produk co-branding tersebut bisa diraih sebanyak 200 ribu nasabah dengan nilai omset yang disumbangkan bagi perseroa pada tahun ini mencapai satu triliun rupiah.

“Untuk 2-3 tahun ke depan, ditargetkan bisa menghasilkan omset sekitar 4 triliun-5 triliun rupiah,  sedangkan 6 tahun ke depan, ditarget meraup 10 triliun rupiah,” ungkapnya di Jakarta, Senin (16/4).

Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo menambahkan,  kerjasama dengan Garuda ini merupakan kelanjutan dari aliansi strategis yang telah dijalin sebelumnya.

Dijelaskannya,  beragam fitur, keuntungan dan tambahan manfaat servis yang ditawarkan produk ini. Para pemegang kartu akan mendapat fasilitas terbang gratis lebih cepat dibandingkan pemegang kartu kredit lainnya.

Menurutnya, bagi BNI,  penerbitan co-branding Garuda-BNI credit card ini merupakan salah satu strategi konsumer dan ritel dalam penetrasi pasar untuk segmen nasabah traveller yang sejalan dengan misi BNI untuk menjadi lifetime banking partner bagi nasabahnya.

“Ada dua jenis kartu kredit co branding Garuda-BNI yang ditawarkan, yakni Garuda-BNI Platinum Credit Card dan Garuda-BNI Signature Credit Card. Target perolehan penerbitan kartu ini sebanyak 200.000 kartu dalam 3 tahun,” kata Gatot.

Incar Amerika Latin

Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengungkapkan, perseroan  mengincar pasar penerbangan ke Amerika Latin melalui pembukaan rute Jakarta-Selandia Baru mulai awal 2013.

“Penerbangan Jakarta-Selandia Baru akan dibuka lagi pada awal tahun depan. Sementara itu untuk melanjutkan ke Amerika Latin sedang kami pertimbangkan apakah menggunakan jaringan aliansi global atau dilayani sendiri,” katanya.

Diungkapkannya, Garuda sebenarnya pernah melayani rute Jakarta-Auckland namun ditutup menyusul krisis moneter global pada 1997/1998.

“Kita sebenarnya ingin  lebih cepat membuka penerbangan sekali sehari ke Auckland dengan target isian penumpang di atas 78%, namun saat ini masih kekurangan armada pesawat,” katanya.

Dijelaskannya,   penerbangan ke negara di Auckland rencananya menggunakan Airbus A330, dimana saat ini Garuda baru memiliki pesawat berbadan lebar jenis itu sebanyak 12 unit.

Garuda sendiri tengah dalam proses untuk menjadi anggota aliansi global SkyTeam yang terdiri dari 13 maskapai, yakni Aeroflot (Rusia), Aero Mexico, Air Europa (Spanyol), Air France, Alitalia, China Southern, Czech Airlines, Delta Air Lines (AS), Kenya Airways, KLM Royal Dutch Airlines, Korean Air, TAROM Romanian Air Transport, dan Vietnam Airlines.

Rencananya  pada 2013pesawat berbadan lebar Boeing 777 sebanyak 3 unit juga akan memperkuat armada sehingga mempermudah Garuda untuk melakukan ekspansi rute, termasuk membuka Jakarta-Auckland.

“Boeing 777 yang pertama datang pada Juni, mundur 1 bulan karena masalah produksi. Sementara itu, yang kedua dan ketiga pada Oktober dan Agustus. Pesawat itu untuk menggantikan Boeing 747 yang digunakan untuk penerbangan ke Arab Saudi,” jelasnya.

PM Selandia Baru John Key  yang menyaksikan kerjasama Garuda Indonesia dengan Auckland Airport menambahkan,  maskapai negaranya yakni Air New Zealand pada tahun ini kembali membuka rute Auckland-Bali sebanyak dua kali seminggu mulai Juni.

“Saya juga mengapresiasi adanya kemungkinan opsi kerja sama (code share) antara Air New Zealand dengan Garuda,” tuturnnya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s