XL Targetkan Kontribusi Segmen Komunitas Muda Capai 8%

JAKARTA—PT XL Axiata Tbk (XL) menargetkan kontribusi segmen komunitas muda mencapai 7-8% dari total omset yang diraih pada 2012.

“Pada tahun lalu kontribusi segmen komunitas muda bagi perseroan sekitar 5% dari total omset. Kita harapkan  dengan agresifnya ke pasar melalui XL Edusolution, kontribusinya meningkat menjadi 7-8%,” ungkap VP Enterprise and Community XL Titus Dondi di Jakarta, Senin (9/4).

Diungkapkannya, dari 46,4 juta nomor yang dimiliki perseroan pada 2011, sebanyak 2,2 juta nomor berasal dari komunitas segmen muda dengan Average Revenue Per User (ARPU) 27 ribu rupiah. “Kita targetkan akan ada 3,5 juta nomor berasal dari komunitas segmen muda agar tujuan meningkatkan kontribusi bisa tercapai,” ujarnya.

Berdasarkan catatan, pada 2011  XL memiliki omset  18,92 triliun rupiah. Hal ini berarti sebanyak lima persen atau  sekitar  946 miliar rupiah disumbang oleh komunitas segmen muda. Sedangkan pada tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan omset setara industri  yakni 8 persen atau mencapai  20,42  triliun rupiah dan segmen komunitas muda akan menyumbang sekitar   1,663 triliun rupiah.

VP Corporate Communication XL Axiata Turina Farouk menjelaskan, perseroan  membidik segmen  anak muda karena pangsa  pasarnya besar dan mudah untuk dipengaruhi agar bisa diakuisisi. “Pasar anak muda ini besar. Di XL juga dominan usia muda yang menjadi pengguna. Tetapi yang digarap dalam komunitas segmen muda baru 2,2 juta nomor,” jelasnya.

Gandeng Bank

Lebih lanjut Titus menjelaskan, untuk menggarap pasar anak sekolah perseroan menggandeng perbankan yang juga ingin menggarap segmen tersebut. Perbankan yang telah diajak kerjasama adalah Bank Syariah Mandiri untuk menyediakan kartu 3 in 1 bagi komunitas muda XL.

“Saat ini kita sedang berbicara dengan Bank Permata Syariah untuk menawarkan juga kartu 3 in 1 ke sekolah-sekolah yang menjadi bidikan bersama,” katanya.

Dijelaskannya, kartu 3 in 1 adalah kartu yang berfungsi sebagai alat komunikasi, tabungan, dan informasi sekolah. Kartu ini bisa dipasarkan berkat strategi XL menjalankan Sistem Informasi Sekolah Terpadu (Sifoster) di seribu sekolah, dimana sebanyak 185 sekolah telah dibekali Wifi. Kartu 3 in 1 sendiri telah digunakan oleh murid-murid dari 15 sekolah.

Sifoster adalah layanan digital terintegrasi melalui platform internet dan SMS berfungsi untuk memberikan informasi dari sekolah dan kampus dengan cepat kepada pelajar atau mahasiswa.

“Kita menargetkan Sifoster ini akan terpasang di 2.500 sekolah atau kampus, sementara Wifi di 500 lokasi. Ini bagian dari strategi untuk berinvestasi di depan agar bisa mengakuisisi segmen sekolah nantinya melalui kartu 3 in 1 yang dipasarkan bersama perbankan. Investasi untuk pemasangan satu server Sifoster itu sekitar 10 juta rupiah,” ungkapnya.[dni]

 

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s