Perpres Holding BUMN Kehutanan Terbit April

JAKARTA–Kementerian Badan Usaha Milik Negara (KBUMN)  mengharapkan Peraturan Presiden (Perpres) pembentukan Holding BUMN Kehutanan terbit pada April 2012 guna memuluskan penggabungan lima perusahaan Perum Perhutani dan PT Inhutani I-V pada semester I 2012.

“Kita berharap pada April 2012 Perpres sudah diteken,” ungkap Deputi Bidang Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Kementerian BUMN Pandu Djajanto di Jakarta, Selasa (10/4).

Dikatakannya,  Perpres tentang Holding BUMN Kehutanan seharusnya bersamaan dengan Perpres pembentukan Holding BUMN Perkebunan, namun hingga kini belum terealisasi.

Jadwal Perpres tersebut sudah terlambat karena sebelumnya ditargetkan selesai pada 1 Maret 2012.

Namun,  rencana pembentukan induk perusahaan kehutanan maupun perkebunan sedang difinalisasi.

“Untuk BUMN Kehutanan masih di Sekretaris Negara, sedangkan Perkebunan masih di Kementerian Keuangan,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan memperkirakan pembentukan Holding Kehutanan bisa terealisasi lebih dulu dibandingkan  BUMN Perkebunan.

“BUMN Kehutanan sepertinya sudah lebih siap,  karena jumlah perusahaan yang relatif lebih sedikit dibanding Perkebunan. Holding BUMN Kehutanan juga sudah dipersiapkan sejak jauh hari,” ujar Dahlan.

Diungkapkan Dahlan,  pembentukan holding BUMN Kehutanan awalnya menemui beragam kendala seperti permasalahan lahan, pendanaan dan kemampuan keuangan yang rendah.

“Namun sekarang sudah semakin positif karena sudah mendapat dukungan penuh dari Menteri Kehutanan Zulkifli hasan, agar bagaimana hutan Indonesia dapat dikelola dengan baik dan lebih produktif,” ujar Dahlan.

Jika holding BUMN Perkebunan yang menyatukan potensi PTPN I-XIII ini rampung, maka perseroan memiliki aset hingga sekitar 50 triliun rupiah, dengan perkiraan kemampuan mencetak laba bersih di atas 5,3 triliun rupiah.

Sedangkan holding Kehutanan akan meningkatkan sinergi antara Perhutani dan Inhutani sehingga lebih mudah memperoleh modal untuk pengembangan investasi industri di sektor kehutanan, termasuk meningkatkan kompetensi dalam merehabilitasi hutan.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s