Merpati Investasi Rp 52,5 Miliar Demi Retensi Pelanggan

JAKARTA— Maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines (MNA) menyiapkan investasi sekitar 52,5 miliar rupiah untuk memuluskan program retensi pelangganya pada tahun ini.

“Kami menyiapkan anggaran sekitar 1,5 persen dari total target omset tahun ini sekitar 3,5 triliun rupiah untuk program retensi. Ini bagian dari pemasaran strategis untuk bertahan di pasar,” ungkap Direktur Operasi  (Capt) Asep Eka Nugraha di Jakarta, Rabu (28/3).

Diungkapkannya, tiga program telah disiapkan untuk retensi pelanggan pada tahun ini yakni undian berhadiah yang memperebutkan mobil mewah dan perangkat elektroni, berikutnya call center, dan On time guarantee.

“Bagi sebagian pihak tentu melihat Merpati yang tengah bermasalah keuangan membuang-buang uang. Tetapi jika dilihat dari sisi pemasaran, ini adalah Customer Relationship Management (CRM) yang bisa membantu perseroan mendongkrak omset,” katanya.

Ditegaskannya, walau perseroan berani menawarkan On Time Guarantee, tetapi aksi ini telah terukur. “Sebenarnya ini untuk melecut masalah on tim performance (OTP). Tahun lalu OTP Merpati 77 persen, kita targetkan 85 persen. Kita juga harapkan load factor naik dari 74 persen menjadi 85 persen,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama Merpati Airlines, Sardjono Johny Tjitrokusumo mengatakan, perseroan telah membuat rencana besar (grand design) penyehatan dan pengembangan Merpati yang sudah disetujui pemerintah sejak 2010.

Pada 2010-2011, Merpati masih dalam tahap berusaha bertahan (survival). Pada 2012 Merpati melakukan periode revitalisasi armada, periode 2013-2014 mereposisi pasar dan layanan, periode 2015-2017 mencapai tahap profitisasi (keuntungan), dan pada 2018 pemegang saham bisa melakukan privatisasi atas Merpati.

Pada kinerja tahun lalu perseroan masih mengalami kerugian sekitar 400 miliar rupiah karena dampak harga avtur dan beban bunga utang. Padahal, maskapai pelat merah ini meraih omzet sebesar 1,6 triliun rupiah dengan mengangkut sekitar 2,5 juta penumpang.

Pada tahun ini Merpati akan mendapatkan dana dari pemerintah sebesar 296,47 miliar rupiah berupa Penyertaan Modal Negara (PMN). Tahun lalu pemerintah mencairkan dana penyertaan modal negara kepada Merpati sebesar 561 miliar rupiah.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s