Laba Bersih Indosat Naik 29%

JAKARTA—PT Indosat Tbk (Indosat) berhasil membukukan laba bersih sebesar 835 miliar rupiah pada 2011 atau naik 29 persen dibandingkan 2010 sebesar 647,2 miliar rupiah.

President Director and CEO Indosat Harry Sasongko mengungkapkan, kinerja yang positif diraih perseroan pada tahun lalu tak bisa dilepaskan dari pertumbuhan omset yang bagus di bisnis seluler dan non seluler.

“Terlepas dari terpaan krisis keuangan dalam dunia bisnis sepanjang tahun 2011, Kami tetap berupaya untuk fokus dalam meraih pertumbuhan pendapatan yang berkesinambungan, mempunyai nilai dan memberi keuntungan. Kerja keras kami telah mengubah risiko menjadi peluang, melalui komitmen inovasi menuju pengalaman kepuasan pelanggan yang tetap menjadi strategi utama Indosat,” ungkapnya kala dihubungi Senin (5/3).

Diungkapkannya, pada 2011 total omset yang diraih Indosat sebesar 20.576,9 triliun rupiah atau naik 3,9 persen dibandingkan 2010 sebesar 19.796,5 triliun rupiah.

Bisnis seluler dengan 51,7 juta pelanggan  membukukan omset 16.750,9 triliun rupiah pada 2011 atau naik 4,5 persen dibandingkan 2010 sebesar 16.027 triliun rupiah.

Sementara bisnis non seluler mendapatkan omset 3.826 triliun rupiah atau naik 1,5% dibandingkan 2010 sebesar 3.769,5 triliun rupiah.

Pendapatan selular, data tetap (MIDI) dan telepon tetap masing-masing memberikan kontribusi sebesar 81 persen, 13 persen, dan 6 persen terhadap pendapatan usaha konsolidasian Indosat.

Menurutnya,   apabila tidak diperhitungkannya beban bersih Voluntary Separation Scheme (VSS) atau program pensiun dini, sebesar 487,8 miliar rupiah, Earning Before Interest Tax Depreciation and Amortization (EBITDA) mengalami peningkatan sebesar 3,2 persen menjadi 9.898,7 triliun, dengan marjin EBITDA sebesar 48,1 persen.

Dengan memperhitungkan beban VSS, perusahaan mencatat EBITDA sebesar 9.410,9 triliun rupiah atau turun 1,9 persen dibandingkan   2010 sebesar  9.593,3 triliun rupiah  dengan marjin EBITDA sebesar 45,7 persen.

“Kami juga mengalami penurunan total hutang sebesar  2,7 persen menjadi  23.405,9 triliun rupiah dengan rating perusahaan tetap stabil,” katanya.

Indosat mengurangi total hutang sebesar 2,7 persen  setelah membayar hutang jatuh tempo selama tahun 2011 sebagai berikut: Obligasi Indosat IV sebesar 815,0 miliar rupiah. Obligasi Syariah Ijarah I sebesar 285,0 miliar rupiah.

Pinjaman Sindikasi US$ sebesar 220,5 juta dollar AS. cicilan Pinjaman SEK Tranche A, B dan C sebesar 45,0 juta dollar AS. HSBC Coface dan Sinosure sebesar 20,1 juta dollar AS.

Pinjaman Komersial 9 tahun dari HSBC sebesar 2,7 juta dollar AS dan pinjaman Kredit Ekspor FEC sebesar 3,8 juta dollar AS. Pinjaman BCA dan Mandiri sebesar 600,0 miliar rupiah dan fasilitas Kredit Niaga sebesar 34,9 miliar rupiah.

Terkait dengan pembayaran dari transaksi antara perseroan dengan Tower Bersama Infrastructure Tbk  (TBIG), Harry menjelaskan pelunasan akan dilakukan secara bertahap mulai akhir kuartal I atau April nanti.

“Jadi, kinerja yang positif ini tanpa memasukkan transaksi menara kemarin,” katanya.

Sebelumnya, pada medio Februari 2012, Indosat  telah menandatangani dokumen perjanjian penjualan dan penyewaan kembali 2.500 menara senilai total US$ 519 juta dolar AS dengan TBIG.

TBIG akan membayar dimuka sebesar  409 juta dollar AS  dengan kombinasi uang tunai dan 5 persen saham baru dalam TBIG yang akan diterbitkan melalui Penawaran Umum Terbatas.

Indosat juga akan menjadi penyewa utama menara tersebut hingga 10 tahun ke depan dengan harga pasar

Atas transaksi itu, Analis BNP Paribas Securities Foong Choong Chen memprediksi Indosat akan memiliki pertumbuhan laba bersih sekitar 5-10 persen pada 2012.

Pasalnya,  transaksi penjualan tersebut  akan membawa dampak positif bagi Indosat karena dapat menghemat biaya bersih (net cost) berkisar 50 miliar-115 miliar rupiah.[Dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s