Sriwijaya Targetkan Angkut 9 Juta Penumpang

JAKARTA–Maskapai swasta Sriwijaya Air menargetkan dapat mengangkut  9 juta
penumpang hingga akhir tahun ini atau naik dari 8,1 juta penumpang tahun lalu  seiring dengan rencana pengalihan jenis layanan dari medium menjadi full services.

Direktur Niaga Sriwijaya Air Toto Nursatyo mengungkapkan, untuk mencapai target tersebut perseroan akan mulai melakukan peremajaan armada pada  April mendatang.

“Sesuai rencana Sriwijaya  akan menginvestasikan dana sebesar  84 juta dollar AS  untuk mendatangkan 12 unit pesawat jenis Boeing 737-500 tahun depan,” katanya di Jakarta, Rabu (8/2).

Dijelaskannya,  kedatangan 12 unit pesawat tersebut untuk menghapus secara bertahap (phase out) penggunaan 12 pesawat klasik Boeing 737-200 milik perseroan.

Selain itu, maskapai juga merencanakan membeli pesawat jenis Boeing 737-800 dan Embraer. ”Seluruh rencana masih on schedule tahun ini. Phase out Boeing 737-200
akan kami lakukan secara bertahap mulai  April hingga akhir tahun.
Insya Allah kami tidak akan memakai seri 737-200 lagi,” katanya.

Diungkapkannya,  pesawat 737-500 bekas  dibeli dari maskapai Continental asal Amerika Serikat. Pembelian pesawat dilakukan dengan mekanisme lease to purchase selama 12 tahun seharga 5 juta-7 juta dollar AS. Upaya ekspansi 12 pesawat tersebut merupakan bagian dari pemesanan 20 unit hingga 2014.

Diungkapkannya,  rencana pembelian 20 unit Boeing 737-800 NG dengan
harga per unit  75 juta dollar AS  yang awalnya baru akan diterima pada 2014, rencananya akan mulai didatangkan pada bulan Maret 2012 ini.

Sebelumnya, pada tahun lalu, Toto mengatakan jika pesawat Boeing 737-800 berhasil didatangkan, pihaknya akan membuka rute baru ke China dan Malaysia. Dua kota di China yang akan dibidik pasarnya yaitu Shen Zhen dan Sun Cia Men.

Sedangkan untuk rute Malaysia, Sriwijaya akan membuka rute baru Bandung-Kuala Lumpur, Surabaya-Kuala Lumpur, dan Jakarta-Kuala Lumpur.

Sementara itu, pada  Agustus 2012 Sriwijaya juga akan mulai menerima lima dari 20 unit Embraer E175 dan Embraer 195 yang telah dipesan pada 10 November 2010. Harga pesawat dengan kapasitas di bawah 100 kursi tersebut sekitar  40,50 juta dollar AS per unit.

Berkaitan dengan rencana penambahan rute, Toto mengungkapkan, dalam waktu dekat  belum ada rencana untuk membuka rute baru.

“Namun, pada bulan April mendatang, kami berencana membuka rute Jakarta-Jayapura,” tuturnya.

Saat ini total pesawat yang dioperasikan Sriwijaya berjumlah 30 unit terdiri dari 12 Boeing 737-200, 12 Boeing 737-300, dan enam Boeing 737-400.[Dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s