PT KAI Tolak Pemisahan Sarana dan Prasarana

JAKARTA–PT Kereta Api Indonesia (KAI) menolak pemisahan sarana dan prasaran yang dikuasainya karena bisa memicu peningkatan biaya operasional.

“Saya menolak rencana tersebut. Apa keuntungannya. Malah, biaya operasional menjadi naik,” ungkap Direktur Utama PT KAI usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Ignasius Jonan di Jakarta, Selasa (21/2).

Diungkapkannya, saat ini PT KAI untuk mendapatkan Public Service Obligation (PSO) tidak mudah dan jumlahnya tidak begitu besar hanya sekitar 720 miliar rupiah.

Sementara untuk Infrastructure Maintenance Operation (IMO) perseroan harus mengeluarkan dana lebih dari satu triliun rupiah.

“Lebih baik dibereskan dulu soal IMO dan Track Access Charge (TAC),” katanya.

Sementara itu, Dirjen Perkeretapian Kemenhub Tundjung Inderawan menegaskan, tetap akan membentuk Badan Penyelenggara Sarana dan Prasarana sesuai amanat undang-undang.

“Harus ada pemisahan, itu amanat undang-undang. Masalahh bentuk badannya bagaimana, nanti dikaji antara Perum atau Perjan,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI  Muhiddin M. Said mendesak  Ditjen Perkeretaapian  untuk segera menyelesaikan audit pemisahan aset (kualitatif dan kuantitatif) sesuai amanat undang-undang selambat-lambatnya 3 bulan (terhitung sejak Selasa, 21 Februari 2012).

Komisi V juga mendorong Ditjen perkeretapian dan Deputi bidang infrastruktur dan logistik kemenegBumn untuk sesegera mungkin melakukan pemisahan badan penyelenggara prasarana dan badan penyelenggara sarana perkeretaapian sesuai amanat uu no.23/2007 tentang perkeretaapian sesegera mungkin.[Dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s