Garuda Keluarkan US$ 2 Miliar Demi Bombardier

SINGAPURA-PT Garuda Indonesia (persero) Tbk  mengeluarkan dana sekitar dua miliar dollar AS demi mendatangkan sekitar 36 unit armada CRJ 1000 NextGen besutan  Bombardier Aerospace,  Kanada, untuk menggarap segmen penumpang Sub-100 dan memperkuat posisi di pasar regional dan domestik.

“Kami membeli sebanyak 18 unit armada  CRJ 1000 NextGen dan 18 unit lagi optional tambahan. Rencananya lima pesawat akan dating mulai Oktober hingga akhir tahun nanti untuk dioperasikan,” ungkap Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar kala penandatangan kesepakatan dengan President & COO Bombardier Aerospace Guy Hachey disaksikan oleh Meneg BUMN Dahlan Iskan, Mendag Gita Wiryawan, Menperin MS Hidayat, dan Dirjen Perhubungan Udara Herry Bakti S Gumay di Singapura Rabu (15/2).

Diungkapkannya,  pola pembayaran dari 18 pesawat yang dibeli oleh Garuda adalah sebanyak 6 unit dibeli langsung, sementara 12 dibiayai oleh perusahaan pembiayaan Nordic Aviation. “Kami juga mendapatkan bantuan dari Canadian Credit Export Agency. Semuanya dari lesor nanti, kita kerjakan dengan bisnis to bisnis dengan masa pinjaman selama 10 tahun, tidak ada uang negara,” katanya.

Dijelaskannya, dipilihnya pesawat besutan pabrikan Kanada tersebut  karena  mampu menjanjikan efisiensi bahan bakar hingga 30 persen, skala ekonomis, dan biaya operasional “Dari maskapai yang sebelumnya menggunakan pesawat ini dikatakan utilisasi per kursi dan efisiensinya juga tinggi,” katanya.

Diungkapkannya,  pesawat-pesawat yang akan dipesan itu  rencananya akan dioperasikan melalui hub Makasar, Medan dan Balikpapan untuk meningkatkan connectivity di kota kota ketiga hub tersebut.

Ditegaskannya, hadirnya armada jenis Bombardier akan menbuat Garuda menjadi kian agresif menggarap pasar penumpang dibawah 100 kursi. “Kita tidak takut berkompetisi. Pasar ini sudah digarap sebelumnya dengan armada jenis lainnya. Bombardier akan membuat Garuda menjadi lebih kompetitif,” tegasnya.

Menteri BUMN Dahlan Iskan  mendukung rencana Garuda Indonesia dalam melakukan ekpansi bisnisnya. Palagi pembelian pesawat tersebut tidak membebankan uang negara. “Ini baru pertama kali, ada perusahaan yang tidak membebankan uang negara dan dikerjakan melalui bisnis to bisnis dan ini perlu kita dukung,” katanya.

Diharapkannya,  Garuda akan lebih baik lagi, apalagi dengan adanya penambahan pesawat baru dibawah 100 seat kawasan timur Indonesia akan lebih terkoneksi. “Langkah baru yang dilakukan Garuda, diharapkan konektifitas kawasan timur juga akan lebih baik lagi,” pintanya.

Dirjen Hubungan Udara Herry Bakti S Gumay menyambut gembira langkah yang dilakukan oleh Garuda. “Nanti harus dilaporkan penggunaan armada ini. Tidak harus membuat AOC baru, tetapi jika ada pengajuan rute harus dilaporkan,” katanya.

Presiden & COO Bombardier Aerospace, Guy Hachey juga mengaku senang  dan akan mendukung kerjasama dengan Indonesia terutama dengan Garuda dalam menyediakan pesawat baru bagi kemajuan indonesia. “Pesawat  CRJ 1000 NextGen ini adlaah salah satu produk Bombardier yang sangat handal dan ramah lingkungan, serta biaya operasional yang sangat efisien,” katanya.

Bombardier ini merupakan sebuah perusahaan Kanada yang bergerak dalam bidang produksi alat dan perlengkapan transportasi, mulai pesawat komersial, jet, serta berbagai perlengkapan transportasi lainnya.

Produk produk Bombardier ini antara lain CRJ NextGen Family, NextGen Q400, pesawat jet C-series, dan pesawat pesawat berkapasitas 100-149 kursi (single aisle). Pesawat CRJ 1000 NextGen ini mulai dipasarkan pada tahun 2010, dan terkenal dengan kehandalan, biaya operasional dan konsumsi bahan bakar yang efesien dan kapasitas penumpang yang optimal. [dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s