Moda Tranportasi Naikkan Kapasitas

JAKARTA–Moda transportasi mulai menaikkan kapasitas untuk melayani lonjakan penumpang selama libur akhir tahun.

Manager Corporate Relation, Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Mungli Panti Retno mengatakan perusahaannya telah mengerahkan 26 kapal penumpang dengan total kapasitas keseluruhan kapal 51.048 seat termasuk dispensasi untuk antisipasi lonjakan penumpang di ruas-ruas padat ke arah wilayah Indonesia Barat.

Selain wilayah barat, rute-rute yang diperkirakan mengalami lonjakan penumpang antara lain Jawa Port- Merauke, Jawa Port- Makassar- Ambon- Ternate- Bitung, Kupang menuju NTB/Jawa Port, Kalimantan Port menuju NTT, Sulawesi- NTT.

“Namun di rute-rute ini Pelni tidak menambah armada kapal karena kapasitas angkut masih memadai. Untuk tarif tiket kelas ekonomi kapal PELNI tidak mengalami kenaikan. Sebaliknya, tiket kelas non ekonomi justru akan diberi diskon hingga 60 persen di ruas-ruas tertentu, seperti Tanjung Priok- Belawan dari Rp. 1.050.000,” ujar Mungli di Jakarta, Rabu (21/12).

Diperkirakannya,  jumlah penumpang angkutan Natal 2011 dan Tahun baru 2012 sebesar 323.659 orang.

“Prediksi ini mengalami kenaikan 2 persen dibandingkan dengan tahun lalu,” katanya.

Data Kementerian Perhubungan per 12 Desember 2011 telah menyetujui total frekuensi tambahan selama libur Natal dan Tahun Baru 2012 sebanyak 115 kali dengan total kapasitas 45.829 kursi oleh lima maskapai penerbangan, yakni Malaysia Airlines, Cathay Pacific, AirAsia Berhad, China Airlines, dan Garuda Indonesia.

Malaysia Airlines menambah 10 kali penerbangan dengan total 2.880 kursi dan mayoritas rute Medan-Kuala Lumpur, Cathay Pacific menambah 6 kali dengan total 3.732 kursi dan mayoritas rute Surabaya-Hong Kong, AirAsia Berhad menambah 74 kali dengan total 32.640 kursi dan mayoritas rute Padang-Kuala Lumpur, China Airlines menambah 12 kali dengan total 5.321 kursi dan mayoritas rute Cengkareng-Hong Kong-Taipei.

Humas Daop I PT Kereta Api Indonesia (KAI) Mateta Rizalulhaq mengungkapkan prediksi lonjakan penumpang diperkirakan pada hari Senin 26 Desember atau H+1 dengan volume penumpang 10.287 orang.

“Tahun ini kami hanya menambah beberapa perjalanan saja di rute tertentu, dan menambah jumlah rangkaian hingga maksimal delapan rangkaian. Perjalanan yang ditambah antara lain KA Argo Lawu, dan Cirebon Ekspress,” katanya.

Ketersediaan tempat duduk masa liburan tercatat, untuk kereta api eksekutif jumlah tempat duduk yang disediakan per hari 2.300 seat, kereta api bisnis 2.358 seat dan kereta api ekonomi 3.398 seat. Jika kapasitas tersebut masih kurang, PT KAI akan menambah kereta api tambahan yang semuanya kelas eksekutif dengan kapasitas yakni Argo Dwipangga Ekstra 350 seat, Sancaka Ekstra 250 seat dan Argo Lawu Ekstra 350 seat.

Sejak 1 Oktober lalu, PT KAI memberlakukan pembatasan okupansi, yang bertujuan memberikan kenyamanan dan keamanan penumpang. Jika dulu kereta api kelas ekonomi dapat mengangkut penumpang lebih kurang 150 persen, dengan pemberlakuan sistem ini semua kelas dibatasi mengangkut maksimal 100 persen penumpang.

“Dulu masih bisa ada yang berdiri, sekarang sudah tidak ada lagi, sesuai kursi saja,” kata Mateta.[Dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s