Loop Line Diminta Lebih Dipersiapkan

JAKARTA–Kementrian Perhubungan (Kemenhub) meminta  PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Kereta Commuter Jakarta (KCJ) lebih mempersiapkan uji coba Loop Line agar tidak terjadi penumpukan penumpang dan keterlambatan kereta.

“Rendahnya persiapan internal dari KAI dan KCJ memicu penumpukan penumpang kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek,” ungkap Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Tundjung Indrawan di Jakarta, Jumaat (2/12).

Menurutnya, persiapan sarana dengan rencana, harus saling bersinergi, sehingga tujuan dari sistem jalur melingkar (Loop Line)  mampu terwujud.

“Sarana yang dioperasikan dengan rencana yang baru harus matching, dalam arti antara feeder dengan loopline,” katanya.

Menurutnya,  pembangunan prasarana belum mendukung secara penuh pelaksanaan sistem loop line. Dinamika masyarakat dalam melakukan perpindahan harus diiringi dengan fasilitas yang memadai.

“Kalau saya katakan siap 100 persen belum, tapi sedang mengarah kesana, ada fasilitas-fasilitas yang perlu diperbaiki,” jelasnya.

Dikatakannya, minimnya sosialisasi kepada masyarakat akan perubahan jadwal dari sistem loop line juga menjadi masalah. Banyak penumpang kereta api belum memahami dari perubahan single operation menjadi pola melingkar.

Dijelaskannya, kekacauan dari sistem loop line pada uji coba akan menjadi bahan evaluasi. “Tidak menutup kemungkinan perpanjangan waktu sebelum menerapkan secara penuh dari pola jalur melingkar,” katanya.

Seperti diketahui, PT KAI terhitung mulai Kamis, 1 Desember 2011 memberlakukan perubahan grafik perjalanan  kereta api (Gapeka).

Perubahan ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Direksi No. D3/189 tanggal 17 November 2011 setelah adanya persetujuan dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian, dengan surat No. KA.407/A-259/DJKA/10/11 tanggal 28 Oktober 2011 tentang pelaksanaan Gapeka tahun 2011 dan Peraturan Direktur Jenderal Perkeretaapian No. KA.407/SK.102/DJKA/10/2011, tanggal 26 Oktober 2011 tentang Gapeka tahun 2011.

Masa uji coba sistem loop line berlaku 1-4 Desember, selanjutnya pada 5 Desember mulai penerapan.[Dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s