Garuda Bidik Omset Rp 26 triliun

JAKARTA—PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (Garuda)  membidik mendapatkan omset sebesar 26 triliun rupiah pada tahun ini seiring perolehan yang cerah untuk kinerja keuangan selama periode Januari-Novembber 2011 dimana untuk omset telah tercatat 22.971,5 triliun rupiah.

“Kita membidik omset pada tahun ini sekitar 26 triliun rupiah dengan penumpang yang diangkut sebanyak 17 juta orang dimana 13,5 juta diantaranya berasal dari rute domestik,” ungkap Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar di Jakarta, Senin (19/12).

Diungkapkannya, selama periode Januari – November 2011, Garuda  membukukan laba periode berjalan (income current period) sebesar  725 miliar rupiah. “Angka untuk laba itu bisa berubah pada akhir tahun jika piutang kepada Merpati bisa ditagih. Jumlahnya lumayan signifikan dimana totalnya 330 miliar rupiah, tetapi potensi ditagih sekitar 225 miliar rupiah,” ungkapnya.
.
Dikatakannya, pada periode Januari – November 2011 Garuda Indonesia berhasil mengangkut sebanyak 15.45 juta penumpang atau meningkat sebesar 36,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar 11.33 juta penumpang. Kapasitas produksi (availability seat kilometer/ASK) juga  meningkat  sebesar 26 persen menjadi 29.67 miliar dari 23.54 miliar seat kilometer pada tahun 2010. Selain itu, “yield” penumpang meningkat sebesar 13 persen menjadi  9.6 sen dollar AS dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar 8,5 sen dollar AS.

Selama periode Januari – November 2011, frekuensi penerbangan Garuda Indonesia (domestik dan internasional) juga mengalami peningkatan sebesar 25.51 persen menjadi 118.009 penerbangan, dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 94.022 penerbangan.

Selain itu Garuda Indonesia juga berhasil meningkatkan tingkat isian penumpang (Seat Load Factor/SLF) pada periode Januari – November 2011 ini sebesar 5.51 persen menjadi 75.27 persen, dari 71.34 persen pada periode yang sama tahun lalu. Utilisasi pesawat juga meningkat sebesar 1:17 menit menjadi 10:42 jam dari 9:22 jam pada periode yang sama tahun lalu. Tingkat ketepatan penerbangan (OTP) juga meningkat menjadi 85 dari 79.40 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Pada periode Januari – September 2011 ini Garuda Indonesia juga berhasil meningkatkan market share-nya di pasar domestik menjadi 28.3 persen, meningkat lima persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar 23.7 persen. Pasar penumpang pesawat udara domestik pada periode Januari – November 2011 mengalami pertumbuhan sebesar 16 persen, namun pasar penumpang Garuda Indonesia pada periode tersebut meningkat signifikan sebesar 36 persen, lebih tinggi dari peningkatan maskapai lainnya yang rata – rata sebesar 9 persen.

Sementara penumpang pesawat udara internasional pada pariode Januari – September 2011 tumbuh sebesar 12 persen dimana pasar Garuda Indonesia berhasil tumbuh sebesar 29.5 persen diatas maskapai lainnya yang sebesar 8 persen.

“Berbagai peningkatan kinerja yang berhasil diraih Garuda tersebut memiliki arti yang penting ditengah masih tingginya harga fuel yaitu 0.90 dollar AS per liter  meningkat 36 persen dibanding periode yang sama tahun tahun lalu sebesar 0.66  dollar AS per liter , serta situasi perekonomian global yang masih kurang kondusif,” katanya.

Rencana 2012
Selanjutnya dikatakan,  pengembangan armada dan ekspansi prusahaan yang dilaksanakan, pada tahun 2011 ini Garuda menerima 11 pesawat baru terdiri dari 2 A330-200 dan 9 B737-800 Next Generation. Pada tahun 2012 mendatang, Garuda Indonesia akan mendatangkan sebanyak 20 pesawat yang terdiri dari 4 B737-800NG, 2 A330-200 dan 5 pesawat Sub-100 seater, serta 9 pesawat A320 untuk Citilink. Secara total, pada 2012, Garuda Indonesia Group akan mengoperasikan sebanyak 105 pesawat yang terdiri dari 88 pesawat Garuda Indonesia dan 20 pesawat oleh Citilink, dengan umur rata rata pesawat 6,5 tahun pada 2011 menjadi 5,8 tahun pada 2012.

Garuda Indonesia juga akan membuka 3 rute internasional pada Februari 2012 mendatang yaitu : Jakarta – Taipe menggunakan B737-800NG (Mei 2012), Denpasar – Haneda (Tokyo) menggunakan A330-200 (April 2012) dan rute Denpasar – Singapura – New Delhi menggunakan B737-800NG (kuartal 3-2012). Selain pembukaan rute – rute baru tersebut, seiring menguatnya pasar domestik dan meningkatnya permintaan di rute regional, Garuda Indonesia menambah frekuensi penerbangan dibeberapa rute domestik dan regional antara lain : Jakarta – Pekanbaru dari 5 penerbangan menjadi 6 penerbangan setiap hari, Jakarta Batam dari 3 kali menjadi 4 penerbangan tiap hari dan Jakarta – Kuala Lumpur dari 2 kali menjadi 3 kali penerbangan setiap hari.

Pada Q3/2012 Garuda Indonesia akan menempatkan pesawat – pesawat Sub-100 seater pada beberapa hub yaitu Makassar, Medan dan Denpasar. Di Makassar pesawat – pesawat Sub – 100 seater tersebut akan melayani rute – rute : Makasar – Singapura, Makasar – Ternate, Makasar – Balikpapan – Jogjakarta, Makasar – Surabaya dan Makasar Ambon.

Sementara di Medan, pesawat – pesawat sub-100 seater akan melayani Medan – Penang, Medan – Batam, Medan – Palembang, Medan – Surabaya (penerbangan langsung), dan Medan – Batam – Pekanbaru; serta Hub di Denpasar pesawat – pesawat tersebut akan melayani rute – rute : Denpasar – Ampenan, Denpasar – Makasar dan Denpasar – Balikpapan.

“Kami memperkirakan dengan agresifitas penambahan armada dan rute tersebut pada 2012 akan naik jumlah penumpang yang diangkut sebesar 20 persen dari target tahun ini atau sekitar 20,4 juta penumpang,” ungkap Emirsyah.

Sementara itu, Direktur Keuangan Garuda Indonesia Elisa Lumbantoruan mengungkapkan, untuk pemenuhan jumlah pesawat sesuai program Quantum Leap, perseroan membutuhkan dana sekitar 5,3 miliar dollar AS. “Tetapi jika bicara kebutuhan 2012 saja, kita alokasikan 1,4 triliun rupiah untuk kebutuhan nilai buku dan 400 juta dollar AS guna pesawat yang akan datang sepanjang tahun 2012,” katanya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s