281111 Damri Incar Angkutan Barang

JAKARTA— Perum Damri mengincar angkutan barang  dengan mengembangkan moda terusan di pasar domestik dan regional agar dapat menutup kerugian perseroan dari angkutan kota  sebesar 22 miliar rupiah per tahun
“Kami akan memanfaatkan  pertemuan sinergi BUMN di Bali yang dipimpin deputi bidang infrastruktur Kementerian Negara BUMN untuk untuk menjalin sinergi antar BUMN khusus konektivitas angkutan barang di wilayah-wilayah tertentu,” ungkap  Direktur Teknik Perum Damri Bagus Wisanggeni di Jakarta, Kemarin.
Dijelaskannya,  moda terusan yang  dinilai cukup menjanjikan itu dikembangkan melalui pola kerjasama antar operator transportasi laut dan udara. Diantaranya, memaksimalkan potensi rute perintis Damri di 23 provinsi yang sampai saat ini melayani di kota-kota kabupaten ke desa-desa terpencil.
Menurutnya, alat produksi, berupa bus angkutan penumpang, truk dan trailer, sangat potensial dalam mendukung angkutan barang. Pengembangan bisnis itu dapat dilakukan melalui pola kerjasama antar sesama BUMN, swasta dan pemerintah daerah (Pemda).
“Sinergi antar BUMN itu penting sekali untuk mendukung terlaksananya angkutan khusus barang dengan mengembangkan moda terusan di pasar domestik dan regional. Selama ini kami banyak mengalami kesulitan soal sinergi ini karena banyak hal-hal dilapangan yang perlu penanganan serius,” katanya.
Masih menurutnya, Damri memiliki potensi untuk mengembangkan angkutan barang ini karena sudah menguasai jaringan layanan di seluruh Indonesia dan regional itu. Sampai saat ini, hanya Perum Damri sebagai operator transportasi darat yang menguasai layanan antar pulau di seluruh Indonesia dan di lintas negara.
“Aset yang kami miliki bukan hanya armada angkutan, bus, truk dan trailer tetapi juga jaringan rute. Kami bukan hanya melayani pasar domestik, juga regional seperti ke Malaysia, Brunai Darussalam dan Papua Neugini,” tuturnya.
Diungkaokannya,  soal jaringan rute ini juga pihaknya melayani rute perintis di daerah-daerah Kabupaten yang belum dilayani pihak lain. “Saat ini kami melayani rute perintis di 23 provinsi dari Aceh sampai Merauke. Terakhir dapat tender perintis untuk angkutan di Medan, yakni di Tani Jaya Besitang, perbatasan Singkil-Medan. Setiap tahun hampir ada tambahan rute perintis baru,” katanya.
Diperkirakannya,   jika tercapai ekspansi angkutan barang ini, pihaknya dapat menutupi kerugian dari angkutan bus kota sebesar 22 miliar rupiah per tahun. Kerugian ini disebabkan tarif yang sangat rendah sebagai bentuk pelayanan ke masyarakat.
Saat ini bus kota Damri melayani di 10 kota di Indonesia dengan jumlah bus kota 550 unit, yakni Surabaya, Jember, Solo, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Bandar Lampung, Medan, Makassar, dan Batam.[dni]
Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s