191111 Jualan Gadget via Situs

Bisnis e-commerce di Indonesia masih menjadikan gadget (perangkat elektronik) sebagai pemikat utama barang dagangan.

“Indonesia salah satu negara yang pendapatan domestik bruto-nya tertinggi di Asia Tenggara. Sekitar 20 sampai 30 persen pengeluaran konsumsi digunakan untuk membeli gadget. Itu sebabnya gadget jadi bisnis yang tak pernah mati,” kata ungkap Presiden Direktur Satusolusi Intermedia Utama Abbi Angkasa Perdana di Jakarta, belum lama ini.

SatuSolusi baru saja meluncurkan portal juragangadget.com. Keluarnya situs jual beli dan forum komunitas pecinta gadget salah satu aksi korporasi untuk menopang penjualan offline. Hal ini karena di Jabodetabek saja penjualan gadget dari produk bermerk per bulan bisa mencapai 20 ribu sampai 30 ribu unit.

Apalagi, mulai tumbuhnya kepercayaan masyarakat akan jual beli online di Indonesia menjadikan perseroan kian percaya diri untuk melangkah “Saat ini, direct selling untuk online transaction kita naik 170 persen. Sementara yang walk-in ke pusat perbelanjaan fisik seperti di mal dan toko-toko penjualan alat elektronik cenderung flat, itu sebabnya kita menghadirkan lini khusus untuk belanja online,” ungkapnya.

Diungkapkannya, perseroan menginvestasikan sekitar 1,5 miliar rupiah untuk mengembangkan situs ini. Saat ini sudah ada 850 orang menjadi member dan 1500 barang di-listing dari 20 merchant. Sementara follower twitter sekitar 4 ribu orang,” ungkapnya.

Ditargetkan hingga akhir tahun nanti ada sekitar 100 ribu member dimana 20 persen aktif melakukan pembelian. ”Kita harapkan ada 100-200 penjualan setiap minggunya dengan nilai transaksi mencapai 5 miliar rupiah. Angka ini masih dibawah pemain lama yang bisa mencapai 10-16 miliar rupiah setiap bulannya,” katanya.

Dikatakannya, keunikan dari situsnya adalah menawarkan produk dengan harga jual lebih murah sekitar 2-7 persen untuk gadget, sementara aksesori sekitar 10 persen dibawah harga pasar. “Kami membeli barang itu dari merchant, bukan merchant membuka toko di situs ini. Selain itu juga ada layanan antar langsung ke pelanggan, pembayaran bisa melalui Pay Pal atau Bank Syariah Mandiri secara internet banking, dan layanan purnajual,” katanya.

Secara terpisah, CEO Multiply.com Peter Pezaris mengungkapkan, terus meningkatkan layanan bagi pelanggan yang bertransaksi dis situsnya dengan memberikan gratis biaya kirim untuk listing produk dengan model “Beli Sekarang”.

“Kami memiliki lebih dari 1 juta produk, sehingga menjadikan Multiply tujuan belanja yang menggiurkan,” katanya.

Diungkapkannya, per awal November 2011, Multiply di Indonesia telah dihuni lebih dari 50.000 penjual yang menawarkan ragam pilihan produk, mulai dari perlengkapan bayi, pakaian, gadget, sepeda, kerajinan tangan hingga jasa profesional. Multiply akan selalu ada penawaran terbaik ketika berbelanja online, interaksi yang akrab antara penjual dan pembeli agar transaksi lebih nyaman, sistem pembayaran yang terintegrasi dan perlindungan pembeli.

Untuk penawaran gratis biaya kirim berlaku bagi transaksi minimal 100 ribu rupiah 0 dan biaya pengiriman maksimal sebesar 100 ribu rupiah per transaksi yang juga sudah mencakup biaya asuransi. Penawaran bebas ongkos kirim ke seluruh Indonesia ini berlaku hingga 29 Februari 2012.

Praktisi telematika Bayu Samudiyo mengatakan, kondisi e-commerce di Indonesia saat ini masih terkendala dalam metode pembayaran. Sedangkan untuk pengembangannya dibutuhkan kolaborasi, harga produk yang ramah kantong, dukungan ekosistem, dan adanya kepercayaan.

“Gadget memang senjata utama untuk memikat pelanggan berbelanja online karena penggunanya umumnya sudah akrab dengan internet. Para pengembang situs ini harus mulai mencipatakan ekosistem yang lebih inovatif untuk mengembangkan jual beli melalui perangkat bergerak,” katanya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s