101111 Manfaatkan Momentum Berjualan

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Tendensi Bisnis (ITB) pada sektor pengangkutan dan komunikasi pada kuartal III/2011 sebesar 112,85. ITB menjadi indikator kepercayaan pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya. Semakin tinggi ITB, maka pelaku usaha kian optimistis terhadap kondisi sektor yang digelutinya.

Secara mikro, tingginya kepercayaan pelaku usaha kepada sektor komunikasi dapat dilihat dari ajang Indocomtech 2011 yang usai digelar pekan lalu. Pameran tersebut berhasil meraup transaksi senilai 630 miliar rupiah atau naik 5 persen dibandingkan kegiatan serupa pada 2010 sebesar 600 miliar rupiah.

Total pengunjung yang datang ke pameran Teknologi Informasi (TI) terbesar di Tanah Air itu sekitar 210 ribu pengunjung atau naik 5 persen dibandingkan tahun lalu sebesar 200 ribu pengunjung.

Ajang Strategis
Product Development Division Head Smartfren Sukaca Purwokardjono mengakui Indocomtech merupakan ajang strategis untuk mengenalkan produk dan layanan, monitoring tren pasar, dan selera konsumen.

“Produk Smartfren laris hamper 10 ribu unit di Indocomtech lalu, terutama dongle dan ponsel X-Stre@am,” katanya di Jakarta, kemarin.

Deputy Chief Executive Officer Smartfren Djoko Tata Ibrahim mengakui, Indocomtech salah satu momentum yang dapat dimanfaatkan menjelang tutup tahun untuk meningkatkan penjualan. ”Di Indocomtech kami menargetkan semua modem Smartfren laris 3 ribu unit,” katanya.

GM MDS Channel Development XL Axiata Handono Warih mengungkapkan, penjualan yang paling tinggi selama ajang Indocomtech adalah perangkat berbasis android baik itu ponsel pintar atau tablet. “Produk dari Nexian yang dibundling dengan paket internet XL ramai peminat. Untuk paket dengan Nexian ada gratis data 3 bulan dan 6 bulan gratis bicara ke sesama XL. Paket internetnya seharga 99 ribu rupiah, terjual hampir lima ribu unit,” ungkapnya.

Nexian mengandalkan produk tabletnya, yaitu Genius Tab 7. Bekerja sama dengan XL, tablet ini didiskon cukup besar menjadi seharga 1.5 juta rupiah dari dari harga resmi sekitar 2.250 juta rupiah. Selain tablet, Nexian juga melakukan diskon untuk produk ponsel Ultra Journey dan modem Wi Fi router Mi Fi.

Menurut Warih, ajang Indocomtech salah satu pendorong menyegarkan pasar dala kondisi industri yang sedang jenuh. ”Kita akui ini sebagai ajang jualan. Untuk pamer teknologi ada Indonesia Cellular Show (ICS),” katanya.

Presiden Direktur Bakrie Connectivity Erik Meijer mengungkapkan, secara total semual lini produk yang dimilikinya terjual sebanyak 4 ribu unit. Produk yang dijual dengan paket internet berlangganan harga khusus adalah BlackBerry, tablet, dan modem.

Modem dilepas mulai 99 ribu rupiah, BlackBerry (Rp 499 ribu), AHAtouch (Rp 999 ribu), dan tablet terbaru AHA Coolpad (Rp 2.2 juta).

”Indocomtech ajang penting karena selalu menghasilkan nominal yang atraktif untuk penjualan,” katanya.

Sementara VP Channel Management Telkomsel Gideon Edi Purnomo mengatakan, perseroan tidak ikut dalam ajang Indocomtech karena sedang fokus melakukan penjualan ke beberapa daerah untuk meningkatkan akuisisi pelanggan. ”Kami tidak ikut Indocomtech, hanya mendukung mitra MLW Telecom melalui produk Speed Up yang menawarkan Smart TV dan Modem,” katanya.

Dijelaskannya, alasan lain tidak mengikuti ajang tersebut karena pada dua pameran sebelumnya yakni ICS dan Pekan Raya Jakarta (PRJ) sudah habis-habisan. ”Lagipula Indocomtech lebih identik dengan komputer,” kilahnya.

Konsep Diubah
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Suhanda Wijaya menyarankan agar stigma Indocomtech sebagai ajang berjualan ditepis maka frekuensinya diatur dan lebih mengedepankan knowledge dan teknologi.

“Sekarang Indocomtech dianggap hanya sebagai momentum berjualan. Ini harus diwaspadai karena bisa menimbulkan kontraproduktif secara vertikal maupun horizontal,” katanya.

Untuk diketahui, ajang Indocomtech diambil alih oleh Yayasan Apkomindo Indonesia (YAI) sejak 2007 dari Apkomindo. Bahkan, pengurus DPP Apkomindo pada 19 September 2011 telah dibekukan oleh Dewan Pertimbangan Asosiasi (DPA) Apkomindo dan tidak diperkenankan melakukan kegiatan apapun, serta menyerahkan keuangan dan aset.

Polemik antara YAI dan Apkomindo bermula dari diambilalihnya hak penyelenggaraan Indocomtech oleh YAI dari Apkomindo sejak 2007 yang dilanjutkan dengan penyelenggaraan pameran serupa di daerah seperti Yogyakarta dan Surabaya.

Sebelum 2007, selama 15 tahun penyelenggaraan Indocomtech dilakukan oleh Apkomindo yang memosisikan diri sebagai asosiasi, tetapi sejak 2007 mereka menyebut sebagai Yayasan Apkomindo. Kehadiran YAI pada awalnya ditujukan untuk kegiatan bakti sosial. Hanya saja untuk pendanaan aktivitasnya diperlukan kegiatan sebagai sumber omset. Selain Indocomtech, YAI juga menggelar Festival Komputer Indonesia (FKI).

Dyandra Promosindo yang menjadi pelaksana terikat kontrak kerja sama dengan Apkomindo hingga 2015 untuk menyelenggarakan pameran Indocomtech.

Apkomindo sendiri sejak 2007 juga menyelenggarakan kegiatan pameran komputer tahunan bernama National IT eXpo (NIX) yang diadakan di beberapa kota besar termasuk Jakarta.

Ketua Umum YAI Hidayat Tjokrodjojo menjelaskan, jenis pameran teknologi itu terbagi dua. Pertama business to community, yakni sebuah pameran yang memang dibuat untuk berjualan.

Sedangkan jenis pameran kedua adalah business to business. Sebuah pameran yang memang menghadirkan sejumlah produk baru dari masing-masing vendor, seperti Computex di Taiwan.

“Indocomtech sudah mengarah ke business to business. Saat ini sudah banyak vendor yang mulai memperkenalkan produk hanya pada acara Indocomtech,” bantahnya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s