081111 Smart Cloud IBM Gaet 200 Juta Pengguna

JAKARTA— IBM memperkirakan sebanyak 200 juta pengguna akan memanfaatkan layanan smart cloud besutannya pada 2012 nanti mengingat platform yang ditawarkan sangat cocok untuk segmen enterprise.

“Guna mengantisipasi perpindahan ke Smart Cloud milik IBM, kami  menyediakan Cloud Migration Service untuk hosting dan application on demand, sambil meminimalkan resiko perpindahan ke awan,” ungkap  Cloud Computing Leader  IBM Indonesia Kurnia Wahyudi di Jakarta, kemarin.

Dijelaskannya, Smart Cloud adalah  piranti lunak dan layanan awan paling canggih di industri yang dirancang khusus untuk segmen enterprise.  IBM SmartCloud ini menawarkan berbagai pilihan, fitur keamanan  dan portabilitas baru sesuai dengan kebutuhan perusahaan-perusahaan yang ingin memindahkan kegiatan penting mereka ke lingkungan awan dan menggunakannya sebagai platform bisnis.

Smart Cloud terdiri atas  IBM SmartCloud Application Services ,  IBM SmartCloud Foundation,  dan  IBM SmartCloud Ecosystem . Keunggulan platform tersebut adalah pada  daur hidup aplikasi,  sumber daya aplikasi, lingkungan aplikasi,  pengelolaan aplikasi, dan  mengintegrasikan aplikasi-aplikasi yang dihantarkan di awan dengan aplikasi atau sumber daya lain di lokasi perusahaan atau di awan. Selain itu, SmartCloud dapat mengotomatisasikan pekerjaan paling padat karya yang terkait dengan pengelolaan lingkungan SAP di awan.

Diungkapkannya,  survei IBM terhadap para CIO tahun ini, sekitar 60 persen perusahaan di kawasan Asia Tenggara siap menerapkan komputasi awan dalam kurun waktu lima tahun mendatang untuk membantu meningkatkan pertumbuhan bisnis mereka. Survei ini juga memperlihatkan bahwa para CIO (ASEAN 23%) juga mengatakan bahwa layanan awan adalah salah satu kegiatan penting yang mereka rencanakan untuk mengendalikan dan mengurangi biaya. Dibandingkan Midmarket CIO Study yang dilakukan pada tahun  2009, jumlah perusahaan di ASEAN yang berencana untuk mengadopsi koputasi awan meningkat 50 persen.

Menurutnya, pelanggan kelas enterprise lebih konservatif karena pendapatan, reputasi dan rantai suplai mereka sangat bergantung pada performa dan keamanan infrastrukturnya.

“Fokus kami pada SmartCloud akan memberi manfaat nyata karena akan mendukung enterprise level service, memanfaatkan investasi yang ada, serta membuka peluang baru untuk meningkatkan produktifitas dan inovasi.” Katanya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s