031111 Teknologi Ramah Lingkungan Lebih Dimassalkan

JAKARTA—Para pelaku usaha di sektor  Information & Communication Technology (ICT) harus lebih memassalkan teknologi ramah lingkungan (Green  ICT) agar berperan  dalam mengurangi tingkat emisi karbon dunia dan efek rumah kaca.
 a hari ini.
Menurut Presiden Direktur Bakrie Telecom Anindya Bakrie terdapat  tiga alasan utama omplementasu  Green ICT perlu lebih ditingkatkan. Pertama,  pertumbuhan ICT yang pesat memilki peran paling besar dalam mendorong pertumbuhan konsumerisme dunia, khususnya di Asia. Kedua, industri ICT menyumbangkan 2 – 3 persen dari total emisi karbon dunia.
’Terakhir,  penelitian membuktikan  penggunaan Green ICT bisa mengurangi lebih dari 15 persen dari total emisi karbon dunia,” katanya di Jakarta, kemarin.
Dikatakannya, sebuah dunia yang keberlanjutan  melalui transformasi yang diarahkan oleh perilaku industri ICT yang bertanggung jawab harus dilakukan agar terjadi keseimbangan. “Tidak ada tempat lain selain Asia yang lebih relevan untuk visi ini dimana pembangunan ekonomi dan perkotaan yang cepat dikombinasikan dengan pertumbuhan eksponensial di sector ICT,” katanya.
Menteri Komunikasi dan  Informatika Tifatul Sembiring menambahkan, meskipun kontribusinya baru mencapai 2-3 persen dari emisi gas rumah kaca yang dihasilkan manusia, namun ICT punya kemampuan untuk mengurangi jejak emisi tersebut lebih cepat dan lebih besar dari sektor lainnya.
”Kemampuan inilah yang menjadikan Green ICT sebagai sebuah keharusan. Kalau industri ICT sudah semakin hijau, maka sektor lainnya juga akan semakin cepat beralih sehingga bisa tercipta industri teknologi hijau. Nah ini yang akan menjadi penopang sekaligus pendorong dari pembangunan yang berkelanjutan di setiap sektor,” katanya.
Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammaf Hatta mengungkapkan,  selama ini embrio untuk pengembangan riset dan teknologi di bidang lingkungan hidup sudah banyak tapi terhambat banyak kendala, khususnya dana dan aplikasinya.
“Dengan inisiatif dari sektor swasta para ilmuwan “hijau” di Indonesia bisa lebih berkarya dan manfaatnya bisa segera dinikmati masyarakat, khususnya para pengguna ICT yang saat ini mencapai lebih dari 150 juta orang,” jelasnya.[dni]
Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s