011111 Garuda Gandeng Martina Berto

JAKARTA–PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menggandeng Martina Berto yang merupakan bagian dari Martha Tilaar Group untuk bekerjasama dalam peningkatan service dan keterampilan grooming frontliners maskapai tersebut.

Adanya kerjasama tersebut, maka nantinya Martha Tilaar Group akan mengadakan pendidikan dan pelatihan grooming, etiquette, dan pelatihan perawatan kecantikan bagi frontliners Garuda Indonesia di Jakarta dengan menggunakan produk make-up dari Martha Tilaar yaitu Sariayu Martha Tilaar.

Produk tersebut dibuat secara khusus agar serasi dengan seragam frontliners Garuda Indonesia. Sementara itu, untuk tatanan dan kesehatan rambut dipercayakan kepada produk Rudy Hadisuwarno Cosmetics. Pelatihan kecantikan tersebut akan dimulai pada bulan November 2011.

Direktur Layanan Garuda Indonesia, Agus Priyanto mengatakan bahwa kerjasama dengan Martha Tilaar ini sesuai dengan konsep layanan Garuda Indonesia, yaitu “Garuda Indonesia Experience”.

“Jajaran frontliners merupakan faktor penting mengingat mereka adalah petugas yang pertama kali bertemu dengan para pengguna jasa. Selain  dituntut  memiliki profesionalisme   yang dapat melaksanakan tugas dengan baik  dalam aspek pelayanan -, para frontliners juga dituntut memiliki kepribadian yang baik  dan penampilan yang serasi,” katanya melalui keterangan tertulis, Senin (31/10).

Pada kesempatan lain, Direktur Umum Lion Air Edward Sirait mengungkapkan, perseroan akan membangun hanggar di Batam untuk perawatan pesawatnya.

“Batam terletak di wilayah yang strategis dimana bandaranya cukup memadai dan memenuhi syarat, dekat dengan Singapura dimana dukungan untuk suku cadang menjadi lebih mudah, dan juga lingkungan Batam sebagai kawasan industri menjadi kunggulan tersendiri,” katanya.

Diungkapkannya, lahan yang akan dibangun seluas 40.000m2 yang nantinya kan dibangun menjadi beberapa tahapan.

Untuk tahap pertama akan dibangun 1 buah hangar dengan kemampuan menampung dua buah pesawat Boeing 737 – 900 ER serta apron yang mampu menampung 3 pesawat.

Sarana pendukung lainnya yang akan dikembangkan merupakan bengkel-bengkel pendukung seperti avionic shop dan lain-lain.

“Kami harapkan hanggar ini bisa menyeraptenaga kerja, skill, dan tenaga kerja umum lainnya mulai dari 200 – 650 orang,” tuturnya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s