201011 Menhub EE Mangindaan : Konektivitas dan Keselamatan Menjadi Prioritas

Menteri Perhubungan KIB II 2011-2014

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menempatkan Evert Erenst Mangindaan sebagai Menteri Perhubungan dalam perombakan kabinet Indonesia bersatu (KIB II) terbaru mulai Rabu (19/10).

Pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 5 Januari 1943 ini dalam KIB II sebelumnya adalah Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.

Bagaimana program kerja 100 hari yang dipersiapkannya sebagai Menhub? Berikut kutipannya:

Apa rencana bapak untuk 100 hari di  Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

Saya akan mempelajari dulu yang selama ini dijalankan oleh pendahulu. Secara konseptual berfikir, Kemenhub sudah memiliki perencanaan strategis arah dan tugasnya. Sebagain sudah tepat dan tinggal diteruskan.

Selanjutnya?
Fokus berikutnya adalah menyukseskan program Master Plan Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Kemenhub memiliki peran strategis dalam MP3EI yakni menjamin adanya konektivitas antar enam koridor yang ditetapkan.

Dalam membangun konektivitas nanti akan dilihat prioritas pembangunan jalur transportasinya, kawasan timur Indonesia akan diperhatikan.

Fokus lainnya adalah masalah keselamatan. Caranya dengan mengatasi dan meminimalisasi penyebab kecelakaan. Kita akan cari penyebab kecelakaan dan coba diatasi misalnya dengan menaikkan anggaran.

Apakah akan terjadi perombakan di eselon I?

Saya bukan tipikal pembawa gerbong dari luar. Personal yang dipakai oleh pendahulu tentu akan dipakai dulu. Saya ini memiliki latar belakang tentara yang melihat semua elemen adalah perekat untuk maju bersama.  Saya sendiri memiliki hutang reformasi birokrasi Kemenhub. Soal ini sudah saya titipkan ke Menpan yang baru.

Bagaimana visi Bapak sebagai pemimpin

Sebagai pemimpin kita harus prima agar  bisa melayani. Saya berjanji akan melanjutkan rencana-rencana strategis pendahulu. Pemimpin itu gayanya berbeda, tetapi tujuannya semua sama.

Mari kita beri pelayanan yang prima dan fokus pada keselamatan transportasi. Mari kita berfikir konseptual jangan parsial.[Dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s