200911 Implementasi Sistem Remunerasi Baru Pilot Garuda

JAKARTA—Manajemen PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) optimistis implementasi dari sistem baru remunerasi untuk  para penerbangnya bisa dilaksanakan secara bertahap pada awal tahun depan seiring telah didapatnya kesepakatan dengan Asosiasi Pilot Garuda (APG).

“Jika tidak ada hambatan, pada akhir Oktober atau awal November tim yang terdiri dari manajemen dan APG akan selesai merumuskan sistem remunerasi baru bagi pilot Garuda. Mengingat kami adalah perusahaan yang tercatat di pasar saham, dan harus membuat anggaran, diperkirakan pada awal 2012 bisa diimplementasikan sistem baru dari remunerasi itu,” ungkap VP Flight Operation Garuda Indonesia Capt Suhasril Samad di Jakarta, Senin (19/9).

Diungkapkannya, pada pertemuan 9 September lalu manajemen dengan APG telah membuat  kesepakatan dengan Presiden APG Stefanus Gerardus Rahadi  untuk tiga hal.

Pertama, membahas keberadaan pilot asing. Kedua, renogosiasi sistem remunerasi. Ketiga, penghargaan pada masa kerja penerbang. “Tiga hal itu telah disepakati dalam surat SK JKTD1/SKEP/5612/11 yang ditandantangi Direktur SDM Herianto sebagai ketua tim kecil pengkajian sistem remunerasi,” katanya.

Diharapkannya, sistem dan model remunerasi yang baru itu berlaku  untuk jangka panjang sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif melalui empat hal.

Pertama, pemberian penghargaan yang didasarkan kepada kinerja (pay performance). Ini akan membuat penerbang atau talent yang baik akan tertarik untuk terus bekerja di Garuda karena mendapatkan penghargaan atas kinerja yang dicapai melalui pemberian penghargaan senioritas, penghargaan masa kerja, retention bonus, pilihan pengelolaan benefit (uang kesehatan, uang pra pensiun, uang pensiun, dan lainnya) dikelola sendiri atau oleh perusahaan.

Kedua, Garuda ingin menjadi perusahaan penerbangan yang atraktif sehingga SDM baik lokal atau asing ingin bekerja di maskapai pelat merah tersebut karena nilai yang kompetitif dengan pasar. Ketiga, penghargaan yang bebrbeda terhadap penerbang yang produktif dan tidak/kurang produktif. Terakhir adanya sistem benefit baru yang bersifat jangka panjang.

Dikatakannya, berkaitan dengan masa kerja pilot yang melebihi batas usia pensiun pegawai yang lain (pada usia 56 tahun ), maka masa kerja pilot yang melebihi batas usia pensiun pegawai lain (56 tahun) tersebut diharapkan dapat diberikan penghargaan secara proporsional.

Sedangkan bagi pilot yang telah mencapai usia 56 tahun, diberikan kesempatan atau pilihan untuk mengambil sebagian atau hak-hak pensiun lainnya yang mekanisme dan teknis pelaksanaannya akan dibahas tersendiri dan hasil pembahasan ajan dituangkan dalam perjanjian kerja penerbang atau PKP.

“Dalam sistem remunerasi baru nanti tidak ada lagi pembedaan antara Pilot kontrak lokal dan pilot kontrak asing.  Nanti mereka akan mendapat hak yang sama  alias sistem remunerasi hanya ada satu,” jelasnya.

Berdasarkan catatan, saat ini jumlah pilot lokal Garuda sebanyak 800 orang. Sementara pilot asing sebanyak 34 orang. Perbedaan kompensasi untuk pegawai kontrak asing ini yakni hanya mendapat paket gaji 12 kali setahun tanpa menerima production allowance. Kalau pilot kontral  lokal, akan mendapat gaji 14,5 kali setahun dan mendapat production allowance. Untuk pilot  pegawai tetap, menerima gaji 15,5 kali setahun fan seyiap hjam terbang dibayar atau production allowance.

Juru bicara Garuda Indonesia Pujobroto menambahkan, perseroan dalam memberikan kompensasi bagi pegawai mengacu pada tuga hal yakni kontribusi karyawan bagi perusahaan, nilai di pasar, dan kemampuan perusahaan untuk menyanggupi.

“Jika hasil perundingan menunjukkan perseroan ada kenaikan yang siginifikan, kemungkinan kenaikan akan dilakukan secara bertahap. Tetapi jika ternyata kenaikan tidak besar dan perusahaan mampu menyanggupi, maka pembayaran bisa dilakukan secara keseluruhan mulai awal 2012,” jelas Samad.

Secara terpisah, Stefanus mengakui memang ada kesepakatan antara APG dengan manajemen dan akan kembali berunding membahas hal-hal yang telah disepakati. “Untuk masalah pilot asing opsinya pendapatannya diturunkan atau dipulangkan. Sedangkan untuk masalah remunerasi dan penghargaan masa kerja itu akan kembali dirundingkan,” katanya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s