180911 Posindo Ajukan Izin Agen Inspeksi

JAKARTA—PT Pos Indonesia (Posindo) akan mengajukan izin sebagai agen inspeksi guna meningkatkan omset dan membantu memperlancar distribusi kargo udara.

“Kami memang akan mengajukan izin sebagai agen inspeksi ke Kementrian Perhubungan (Kemenhub). Sekarang lagi dipersiapkan semua  kelengkapan persyaratan administrasi dan perangkat sebagai regulated agent (RA) atau agen inspeksi,” ungkap Wakil Direktur Utama PT Pos Indonesia Sukatmo Padmosukarso di Jakarta, Jumaat (16/9).

Dikatakannya, perseroan tidak membutuhkan keluar investasi besar untuk bisa menjalankan bisnis agen inspeksi karena beberapa infrastruktur sudah dimiliki. “Kemungkinan membeli X-ray dan lainnya. sekarang kami sedang mengurus badan hukum untuk usaha ini,” jelasnya.

Selanjutnya dikatakan, sebagai  perusahaan yang bergerak di bisnis kargo, adanya aturan agen inspeksi memang menjadikan tarif pengiriman barang menjadi terkoreksi.   “Kami sudah mulai naikkan tarif pengiriman kepada pelanggan karena biaya kargo  regulated agent juga sudah naik,” katanya.

Diungkapkannya,  biaya pengiriman  mengalami kenaikan tidak sampai 10 persen, karena harga pengiriman kargo di RA sudah naik menjadi 450 rupiah  per kilogram dari sebelumnya 60 rupiah kg. Kenaikan tarif ini sudah berlaku sejak 3 September 2011.

Kepala Administrator Bandara Soekarno-Hatta Adi Kandrio Dayanun mengakui regulator  mempermudah pelaksanaan agen inspeksi   untuk mengantisipasi kedatangan tim dari Uni Eropa yang akan meninjau kesiapan Indonesia dalam keamanan kargo. Jika dinilai belum siap, Indonesia bisa dilarang mengirim kargo ke kawasan itu.Tim inspeksi dari Uni Eropa itu sendiri dijadwalkan berkunjung ke Bandara Soekarno-Hatta pada Oktober 2011.

“Kami akan permudah dan tidak bisa menunda pelaksanaan peraturan SKEP No.255/IV/2011 tentang  RA, karena akan berdampak pada dilarangnya Indonesia mengirim kargo udara ke Uni Eropa,” katanya.

Menurutnya,  meski pelaksanaan peraturan mengenai RA masih dilakukan parsial, yakni khusus kargo domestik, setidaknya Indonesia sudah melakukan langkah perbaikan yang dituntut Uni Eropa untuk menjaga keamanan kargo dan penerbangan.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Udara memutuskan untuk menerapkan SKEP 255 pada 3 September 2011, sementara hanya untuk kargo pengiriman domestik. Kargo internasional khususnya untuk kawasan berikat, masih menunggu hasil pembicaraan dengan Ditjen Bea dan Cukai.

Sebagai upaya mempercepat dan memperlancar penerapan peraturan RA ini, Ditjen Perhubungan Udara mengeluarkan Surat Edaran No.27/2011 yang ditandatangani Direktur Keamanan Penerbangan M. Fuschad pada 9 September 2011.

Surat edaran berisi untuk memberi keleluasaan partisipasi menjadi operator RA dengan menyederhanakan persyaratan administrasi bagi perusahaan-perusahaan jasa kargo dan kurir yaitu dengan menambahkan kegiatan usaha berupa pemeriksaan keamanan kargo dan pos pada anggaran dara perseroannya.

Dalam surat edarannya, bagi perusahaan-perusahaan jasa kargo dan kurir yang telah memenuhi persyaratan teknis dan operasional namun masih memproses penyesuaian anggaran dasar pada akte pendirian perusahaan akan diterbitkan sertifikat RA sementara.

Surat edaran ini dibuat untuk menindaklanjuti instruksi Menteri Perhubungan pada 7 September 2011 untuk membentuk tim perumusan revien SKEP 255, serta untuk membahas masalah tarif.

Saat ini ada enam perusahaan RA yang melakukan pemeriksaan kargo dan pos yang diangkut pesawat udara di Bandara Soekarno-Hatta. Tarif yang diberikan berkisar 250-850 rupiah per kg, tarif ini berlaku pasca dimulainya implementasi SKEP 255/IV/2011 mengenai RA pada 3 September 2011. [dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s