130911 Axis Gandeng Huawei

JAKARTA—PT Axis Telekom Indonesia (Axis) menggandeng penyedia jaringan dari China, Huawei, untuk membangun lima ribu BTS baru guna meningkatkan kualitas layanannya.

“Kami ingin meningkatkan kualitas jaringan 2G. Selain itu, jasa mobile broadband juga akan digeber, sebanyak 4 ribu BTS baru itu nantinya adalah 3G dilengkapi High Speed Packet Access (HSPA),” ungkap Chief Technology Officer Axis, Michael McPhail, di Jakarta, kemarin.

Diungkapkannya,   pihaknya juga akan menggunakan teknologi HSPA di lebih dari 45 persen BTS-nya serta menawarkan layanan mobile broadband dengan kecepatan hingga 42 Mbps, di wilayah-wilayah utama bagi 15 juta pelanggannya.

Head of Regulatory & Goverment Relation Axis Chandra Hawan Aden mengharapkan,  pemerintah segera memberikan jalan untuk teknologi 3G bagi perseroan setelah sejumlah keseriusan ditunjukkan.

“Pemerintah lewat BRTI memang sudah memberikan izin bagi semua operator di Indonesia untuk spektrum 3G blok kedua. Namun dalam hal eksekusi hingga saat ini kami belum mendapatkannya. Kondisi ini membuat ekspansi layanan data sedikit terhambat,” ungkapnya  .

Sebelumnya, opsi yang disiapkan oleh regulator, pertama, setiap pemain diberikan blok yang bersebelahan. Untuk mewujudkan ini, Telkomsel diminta pindah dari blok ke 4 ke 6 dengan konsekuensi operator itu harus mengeluarkan dana sekitar 34 miliar rupiah dan ada kendala kualitas layanan kala salah satu kanal dimatikan. Hingga saat ini Telkomsel belum berhasil dipindahkan, bahkan terkesan menantang putusan pemerintah.

Sementara itu, CEO PT. Huawei Tech Investment, Li Wenzhi, menyatakan siap menjadi mitra dalam kerja sama itu. “Kami siap menghadirkan solusi yang optimal untuk memenuhi kebutuhan mobile broadband, yang pada akhirnya juga mendukung kesuksesan bisnis di Indonesia,” katanya.

Huawei telah menjadi mitra strategis Axis sejak perusahaan meluncurkan layanannya pada tahun 2008. Untuk proyek lima ribu BTS ini dianggarkan dana sekitar 500 juta dollar AS. Axis menargetkan pada 2014 akan memiliki 40 juta pelanggan. Untuk itu telah didapat dukungan   dana sebesar  1,6 miliar dollar AS, yang 1,2 miliar dollar AS di antaranya diperoleh dari pinjaman perbankan internasional.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s