080911:Aora TV Gaet 100 ribu Pelanggan

JAKARTA—Penyelenggara TV berbayar, Aora TV, berhasil menggaet 100 ribu pelanggan hingga September 2011 berkat program paket berlangganan dengan harga terjangkau.

“Kami berhasil mengalami pertumbuhan pelanggan lumayan tinggi sejak kuartal I tahun ini berkat strategi paket berlangganan yang terjangkau. Diestimasi 60 persen  total pengguna berasal dari paket tersebut,” ungkap Direktur Pemasaran dan Penjualan Aora TV Guntur S Siboro di Jakarta, kemarin.

Diungkapkannya, basis pelanggan terbesar berada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Jawa Barat, dan Sumatera. “Kami optimistis pelanggan akan terus tumbuh karena penetrasi TV berbayar baru 2,5 persen dari total populasi penduduk yang memiliki televise atau sekitar 60 juta rumah tangga,” katanya.

Dikatakannya, untuk lebih memperluas penetrasi penjualan, perseroan akan menyasar daerah-daerah terpencil. Saat ini Aora sedang fokus menggarap wilayah Jambi, Sulawesi, Manado, dan Balikpapan.

“Tantangan memasarkan Aora TV adalah mengubah pola pikir masyarakat tentang televisi berbayar. Saat ini di masyarakat masih berkembang pemikiran TV berbayar lebih mahal ketimbang siaran free to air,” katanya.

 

Dijelaskannya, ke depan perusahaan juga akan mulai menyasar segmen atas dengan menyediakan layanan TV berteknologi High Definition (HD) sebelum akhir tahun. Selain itu juga berencana mengembangkan layanan televise tiga dimensi (3D), dan I-pay TV atau televisi internet.

Aora TV pertama kali mengudara pada tanggal 8 Agustus 2008 dengan nama PT Karyamegah Adijaya dengan investasi awal Rp 40 miliar. Perusahaan ini pada 2008 sempat membetot perhatian pasar karena   mendapatkan lisensi hak siar liga Inggris Liga Utama Inggris ( English Premier League) musim 2009/2010.

Sejak akhir Agustus 2009, Aora TV   memutuskan untuk menghentikan siaran Liga Utama Inggris. Akhirnya, karena ditinggalkan para pelanggannya, Aora TV pun merugi dan  pada akhir 2009 merumahkan 90 persen karyawannya dan vakum mengudara.

Kerasnya persaingan di TV berbayar membuat rekam jejak Aora TV yang tidak mulus   dimanfaatkan oleh pesaing dalam komunikasi pemasarannya belakangan ini mealui  iklan tentang  harus berhati-hati  berlangganan operator TV berbayar. [dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s