060911 Multiply Bebaskan Biaya Transaksi

JAKARTA—Situs jual beli online, Multiply.com membebaskan biaya transaksi bagi para penjual di tokonya mulai 26 Agustus 2011 hingga 31 Januari 2012 yang menggunakan fitur payment gateway Multiply Commerce.

CEO Multiply.com Peter Pezaris mengungkapkan, sejak periode tersebut  biaya transaksi sebesar 3.9 persen bagi penjual ditiadakan agar gairah belanja secara online makin meningkat.

“Tidak hanya biaya transaksi yang dibebaskan, penjualjuga tidak dikenakan biaya buku toko ataupun melakukan listing produk. Kita harapkan ini akan membuat para penjual semakin bergairah mengembangkan usahanya bersama Multiply Commerce,” katanya di Jakarta, kemarin.

Diungkapkannya, situsnya juga memberikan pilihan pengiriman yang terintegrasi, stockroom (gudang) yang mempermudah pengaturan penjualan dan inventarisasi agar penjual selalu dapat memenuhi pesanan, serta fasilitas mendaftarkan diri ke Multiply Trust yang memberikan kenyamanan bagi pembeli kala berbelanja karena toko yang terdaftar dijamin oleh multiply.

AVP Marketing Communication Multiply Edward K. Suwignyo mengatakan, sebagai situs yang bertransformasi dari   social media menjadi social commerce, inovasi akan terus dilakukan.

Social commerce adalah berbelanja dengan interaksi dalam e-commerce yang memberikan solusi secara komprehensif. Solusi itu adalah mencari, memilih, membayar, pengiriman, dan membagi informasi penjual-pembeli barang.  Di Social Commerce ini masalah sumber informasi yang kredibel memegang peranan selain  user generated content untuk membangun rasa kepemilikan.

Dikatakannya, saat ini multiply memiliki 2 juta akun, dimana jumlah pengunjung mencapai 7 juta, dan page view 70 juta per bulan. Ranking dari situs ini di peringkat Alexa pada nomor 24 yang dikunjungi di Indonesia. Sedangkan pemilik akun yang membuat toko online sebanyak 45 ribu toko, dimana barang yang dijual dominan adalah baju dan perlengkapan bayi.

“Umumnya nilai transaksi sebulan itu sekitar 100-200 ribu rupiah. Hanya 10-20 persen dari total transaksi yang bisa mencapai lima juta rupiah sebulan,” ungkapnya.[dni]

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s