010911 Flexi Molor Gelar EV-DO

JAKARTA—Layanan Fixed Wireless Access (FWA) milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), Flexi, molor menggelar teknologi  mobile broadband berbasis Evolution Data Optimized (EV-DO) pada Agustus lalu seiring negosiasi harga dengan penyedia jaringan yang alot.

“Rencananya memang EV-DO dari Flexi akan diluncurkan sekitar pertengahan Agustus lalu. Tetapi karena negosiasi harga dengan penyedia jaringan sedikit alot, maka penggelarannya agak terlambat,” ungkap Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, hasil dari negosiasi dengan penyedia jaringan seperti ZTE atau Huawei lumayan menggembirakan dimana harga yang didapat oleh Flexi untuk penggelaran EV-DO lumayan murah sehingga nantinya tarif yang diberikan ke pelanggan lebih terjangkau. “Besaran investasinya bisa ditekan lebih rendah untuk EV-DO. Tidak masalah mundur sedikit, tetapi hasilnya lebih kompetitif  ,” katanya.

Sebelumnya, Executive General Manager Telkom Flexi Mas’ud Khamid mengungkapkan, penggelaran layanan mobile broadband  dengan kecepatan hingga  5 Mbps akan dirilis sekitar 17 Agustus 2011   di 10 lokasi potensial di Indonesia antara lain Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang,  Jogjakarta, Banjarmasin, Pekanbaru, Makassar, Denpasar, dan  Medan.

“Tingginya penetrasi internet di Indonesia yang tumbuh sekitar 60 persen belakangan ini serta pertumbuhan pengakses internet yang meningkat drastis mendorong kami untuk masuk di dalam bisnis yang berbasiskan broadband ini, selain itu mobile broadband Flexi juga didukung ketersediaan infrastruktur dan peningkatan kapasitas 6.000 BTS yang  telah tersebar di lebih dari 80 persen wilayah Indonesia” ujarnya.

Berdasarkan catatan, Flexi  membenamkan dana sebesar 200 hingga 300 miliar rupiah untuk mengembangkan jasa data pada tahun ini.  Rencananya Flexi  akan mengembangkan  EV-DO Rev A dan B.  Ditargetkan hingga akhir 2011 ada 100 ribu pelanggan menggunakan teknologi terbaru ini dan pada 2012 menjadi 500 ribu pelanggan.

Saat ini sebanyak satu juta pelanggan Flexi aktif menggunakan data dan diharapkan  menjadi dua juta pengguna pada akhir tahun nanti.  Pada tahun lalu Flexi mencatat pertumbuhan sebesar 20 persen dengan  rata-rata penggunaan pulsa (Average Revenue Per User/ARPU) sekitar 30 ribu rupiah per bulan. Telkom  berharap pelanggan Flexi pada 2011 bisa tumbuh 10-11 persen menjadi sekitar 20 juta pelanggan pada akhir 2011.

Bandwitdh Speedy
Sementara berkaitan dengan pengembangan akses Fixed Broadband Speedy, Rinaldi mengungkapkan, kapasitas bandwidth dari jasa tersebut  mencapai 100 Gbps untuk akses ke luar negeri.

Dijelaskannya, penambahan bandwidth ke luar negeri mutlak dilakukan mengingat pelanggan senang melakukan  akses terhadap konten-konten internasional ketimbang nasional. “Hal ini juga untuk mengimbangi pesatnya pertumbuhan pelanggan Speedy yang kini memiliki 2,1 juta pelanggan atau meningkat lebih dari 400 ribu pelanggan dibanding akhir 2010,” kata Rinaldi.

Selain itu, lanjutnya, perseroan juga akan meningkatkan kapasitas Broadband Remote Acces Server ke Jakarta, Jawa Barat, Batam, Semarang, Medan,dan Pontianak untuk meningkatkan kecepatan Acces pelanggan Speedy. Ke depannya, perusahaan pelat merah itu juga menargetkan kapasitasnya bisa diperluas menjadi 220 Gbps.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s