260811 Kemenkominfo Sesuaikan Harga Frekeunsi 2,3 GHz

JAKARTA—Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan menyesuaikan harga frekuensi di band 2,3 GHz di rentang 2360 – 2390 MHz seiring dipilihnya penerapan teknologi netral bagi pemenang tender Broadband Wireless Access (BWA).

“Kami memutuskan  untuk memberlakukan teknologi netral bagi pemenang tender BWA tiga tahun lalu.  Nantinya kebijakan ini akan di tuangkan dalam bentuk  Peraturan Menteri Kominfo tentang Penggunaan Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz untuk Keperluan Layanan Pita Lebar Nirkabel ( Wireless Broadband ) Berbasis Netral Teknologi,” ungkap Juru Bicara Kemenkominfo Gatot S Dewo Broto di Jakarta, Kamis (25/8).

Diungkapkannya, sesuai hasil pertemuan antara regulator dengan para pemenang tender, maka diberikan   diberikan pilihan  untuk  tetap menggunakan teknologi sesuai Dokumen Seleksi tahun 2009, dengan nilai BHP IPSFR Tahunan sesuai hasil seleksi lelang tahun 2009, atau untuk menggunakan tehnologi BWA lainnya dengan konsekuensi wajib menerima nilai BHP IPSFR dari penyesuaian nilai harga seleksi lelang tahun 2009.

Penyelenggara dapat memilih standar teknologi layanan BWA yang berbeda dengan standar teknologi yang tercantum dalam Dokumen Seleksi BWA tahun 2009. Penyelenggara yang memilih untuk mengoperasikan standar teknologi layanan BWA yang berbeda dikenakan kewajiban membayar Biaya Hak Penggunaan (BHP) Izin Pita Spektrum Frekuensi Radio (IPSFR).

Kewajiban BHP IPSFR adalah BHP IPSFR tahunan, untuk pembayaran tahun ketiga sampai dengan tahun kesepuluh atau sampai dengan masa laku IPSFR berakhir. Tahun ketiga sampai dengan tahun kesepuluh, yaitu untuk periode 17 November 2011 sampai dengan 16 Nopember 2019. Mekanisme dan tata cara pembayaran kewajiban BHP IPSFR ditetapkan dengan Keputusan Menteri tersendiri

“Pilihan ini diberikan bagi pemenang tender tanpa ada paksaan dan sudah dikonsultasikan dengan instansi terkait untuk menghindari adanya ptensi pelanggaran peraturan seperti post bidding,” jelasnya.

Ditegaskannya, walau diberikan keleluasaan bagi penyelenggara untuk memilih teknologi netral, tetapi pemerintah tidak akan melepaskan masalah pemenuhan   Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sekurang-kurangnya 30 persen  untuk subscriber station (SS) dan 40 persen  untuk base station ( BS) .  Begitu juga dengan rencana secara bertahap, alat dan/atau perangkat telekomunikasi yang digunakan untuk keperluan layanan BWA wajib memenuhi TKDN sekurang-kurangnya 50 persen   dalam jangka waktu 5   tahun.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s