180811 Citilink Genjot Transaksi Elektronik

 

JAKARTA—Maskapai penerbangan berbasis biaya rendah, Citilink, berusaha menggenjot transaksi elektronik pembelian tiket agar efisiensi bisa tercapai sehingga harga yang ditawarkan ke penumpang makin kompetitif.
”Konsep dari Low Cost Carrier (LCC) itu adalah bisa mengefisiensikan biaya. Melalui transaksi elektronik di internet, itu signifikan menekan biaya operasional. Karena itu Citilink menggandeng PermataBank  dan   PT. Jati Piranti Solusindo (Jatis Solutions)  sebagai switching company membangun sistem pada Citilink bagi kemudahan bertransaksi secara online,” ungkap Direktur Keuangan Garuda Indonesia yang juga VP. SBU Citilink Elisa Lumbantoruan di Jakarta, kemarin.
Diungkapkannya, secara keseluruhan pembelian tiket melalui elektronik pada Citilink baru mencapai 39 persen. Kota yang mendominasi pembelian elektronik adalah Jakarta (52%) dan Surabaya (42%) berkat infrastruktur internet yang kuat dan masyarakatnya yang terbiasa melakukan transaksi elektronik.
“Kendala dari transaksi elektronik di Indonesia adalah masyarakat masih cash based society. Masyarakat tidak percaya begitu saja memberikan nomor kartu kredit melalui dunia maya. Kita menyadari hal itu dan memodifikasi transaksi elektronik terutama metode pembayarannya,” jelasnya.
Dikatakannya, melalui kerjasama dengan PermataBank  para calon penumpang dan agen Citilink   semakin mudah melakukan pembayaran tiket Citilink secara langsung dan seketika (online real time) melalui 640 PermataATM yang tersebar di seluruh Indonesia dan juga melalui PermataMiniATM (EMA), PermataNet dan PermataMobile. Selain itu, transaksi pembayaran tiket Citilink juga dapat dilakukan melalui lebih dari 37.000 jaringan ATM Bersama, ATM Prima, ALTO, ATM VisaPlus, Visa Electron dan MC.
“Jadi, sekarang tidak perlu harus memberikan nomor kartu kredit. Penumpang bisa melakukan pembayaran di ATM yang menjadi mitra dari Citilink dengan batas pembayaran 90 menit setelah booking. Jika pembayaran selesai dilakukan, tiket elektronik akan dikirimkan melalui email ke penumpang,” katanya.
Citilink sebagai unit bisnis milik Garuda Indonesia  pada semester I 2011 berhasil mengangkut 730 ribu penumpang dengan omset sekitar 219 miliar rupiah. Pada Juli lalu Citilink berhasil mengangkut  1,2 juta penumpang.  Akhir tahun ini Citilink ditargetkan  mengangkut dua juta penumpang.[dni]
 .
Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s