160811 Program Pemasaran : Telkom Optimalkan Momentum Ramadan. Kala Penguasa Pasar Melayani Umat

 

 

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) pada semester I 2011 berhasil mempertahankan posisinya sebagai penguasa pasar di industri telekomunikasi dengan terus tumbuhnya jumlah pelanggan di jasa kabel dan nirkabel.
Pada pelanggan telepon kabel selama semester I 2011 terjadi kenaikan sebesar 0,3 persen atau dari 8,397 juta pengguna pada semester I 2010 menjadi 8,42 juta pelanggan pada semester I lalu.
Sementara untuk jasa nirkabel seperti Fixed Wireless Access (FWA), Flexi, berhasil didapatkan 18,736 juta pengguna atau naik 17,9 persen dibandingkan periode sama 2010 sebanyak 15,896 juta pelanggan. Untuk jasa seluler, melalui Telkomsel ada 102,291 juta pelanggan pada semester I 2011 atau naik 15,8 persen dibandingkan periode sama 2010 sebanyak 88,316 juta pengguna.
Omset yang diraup Telkom  pada semester I 2011 sebesar 34,46 triliun rupiah atau naik  2,2 persen dari periode sama 2010 sebesar 33,71 triliun rupiah.
”Melihat kinerja selama semester I tahun ini, Telkom sangat optimistis bisa bersaing ditengah kompetisi yang kian ketat. Kami telah menyiapkan sejumlah program untuk menjalankan  semester II 2011, terutama dalam rangka menyambut Ramadan dimana biasanya terjadi   lonjakan konsumsi di masyarakat,” ungkap Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah di Jakarta, kemarin.
Direktur Konsumer Telkom I Nyoman G. Wiryanata mengungkapkan, sebagai penguasa pasar, Telkom tak pernah berhneti berinovasi, termasuk dalam menyambut   bulan suci Ramadan. ”Kami menyediakan program pemasaran yang bisa menjadi retensi dan menaikkan penjualan dari semua lini produk. Ini dikombinasi agar pelanggan semakin loyal kepada produk Telkom,” katanya.
Diungkapkannya, dalam menawarkan program pemasaran khas Ramadan telah disiapkan  konten-konten  yang bernuansa Islam. Selain itu, melalui layanan Speedy, Telkom juga memudahkan para pemudik untuk tetap bisa memonitor kondisi rumah yang ditinggalkannya dengan fasilitas Speedy Home Monitoring.
Melalui fasilitas ini, para pelanggan Speedy bisa mengakses kamera yang terpasang di rumah mereka melalui Internet sehingga mereka bisa mengamati rumah mereka dari tempat mudik. Kamera tersebut bisa juga diakses dari smartphone sehingga pemudik bisa meninggalkan rumah mereka dengan aman.
Telkom Flexi juga melaksanakan program “Sahabat Hati Ramadan 1432H” yang menyajikan cuplikan ayat suci Al Quran, hadist-hadist pilihan, tausiah, doa Ramadan, Infaq dan FlexiTone. Selama Ramadan Flexi menyajikan program Quiz Ramadhan berhadiah Umroh.
Pelanggan Flexi dapat mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Al Quran, hadits, tausiah, cerita-cerita Islami, doa Ramadhan, Ftone, Greeting dari artis dan cerita Islami artis melalui akses  Swara Ramadan melalui *123.
Sementara layanan tv berbayar Telkom, YesTV, menghadirkan tayangan bernuansa Islam melalui Program Ramadhan Special Yes TV. Program ditayangkan melalui Channel Alif TV serta program-program edukasi lainnya. Acara-acara yang sama juga dapat disaksikan melalui Groovia TV, layanan IPTV pertama di Indonesia.
Dikatakannya, kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) juga tak dilupakan oleh perseroan melalui  program mudik bersama Telkom Group. Rencananya,  Telkom akan memberangkatkan 60 bis, ”Tidak kurang dari 3.000 mitra kerja yang terdiri dari kalangan contact center serta para authorized dealer beserta karyawan dan keluarganya akan berpartisipasi dalam program mudik bersama ini,” ujarnya.
Head of Corporate Communication and Affairs Telkom, Eddy Kurnia  menambahkan, perseroan juga menggandeng   komunitas fotografi Telkom “Foto135” menyelenggarakan kegiatan bertajuk Photography for Charity. 
“Photography for Charity pada dasarnya merupakan program derma yang dilakukan melalui kegiatan fotografi dengan mengambil obyek keseharian hidup kaum dhuafa. Foto-foto tersebut dapat dibeli dan dimiliki oleh pengunjung dan hasil penjualannya akan dibagi-bagikan kepada kaum dhuafa, termasuk mereka yang menjadi subyek fotografi,” jelasnya.
Kesiapan Jaringan
Selanjutnya Eddy mengungkapkan, tak hanya sibuk menawarkan program pemasaran, Telkom juga menyiapkan jaringannya menghadapi lonjakan trafik telekomunikasi.
Diperkirakannya,  selama Ramadan dan Lebaran tahun ini akan terjadi peningkatan trafik komunikasi antara 25-30 persen dibanding hari biasa.
“Dalam Ramadan, biasanya lonjakan trafik rata-rata di atas 25 persen, tetapi menjelang Lebaran bisa lebih tinggi lagi,” katanya.
Untuk mengantisipasi lonjakan trafik selama Ramadhan dan menjelang Lebaran, Telkom Grup melakukan peningkatan ganda terhadap fasilitas layanan. Dengan peningkatan ganda tersebut, diharapkan trafik komunikasi bisa berjalan normal.
Dikatakannya, khusus untuk Flexi,  telah ditingkatkan   kapasitas jaringan data  dua kali lipat menjadi satu Giga byte per second (Gbps), sehingga pelanggan lebih nyaman menggunakan layanan data. ”Sejak lebaran 2010 ada pergeseran cara mengucapkan selamat berlebaran dari SMS ke social media atau Instant Messenger. Kami antisipasi dengan menaikkan kapasitas data,” jelasnya.
Sedangkan untuk kapasitas kirim SMS Center juga telah ditingkatkan menjadi delapan juta SMS per jam. “Saat ini okupansinya baru sekitar 30 persen dan lonjakan trafik SMS biasanya pada malam takbiran. Selain itu telah disiapkan nomor virtual (combo) bagi pelanggan yang akan melakukan perjalanan keluar kota sebanyak 3,5 juta nomor. Sebanyak satu juta nomor dialokasikan untuk Jatim, Bali, dan Nusra” katanya.
Secara terpisah, praktisi telematika Bayu Samudiyo menilai hal yang wajar Telkom habis-habisan selama Ramadan mengingat kompetisi kian ketat dan semua pemain menawarkan program yang hampir sama. ”Jika dulu Telkom Grup menjadi yang pertama membawa pelanggan mudik, sekarang bukan hal yang luar biasa lagi karena semua pemain melakukan hal yang sama. Inovasi yang lebih kreatif harus terus dilakukan Telkom agar bisa mempertahankan posisi di pasar,” katanya.
Menurutnya, produksi trafik selama Ramadan akan memegang peranan untuk kinerja Telkom tidak hanya pada kuartal III nanti, tetapi sepanjang tahun ini. Hal ini karena kontribusi satu bulan Ramadan  sangat besar bagi satu tahun omset operator. Diperkirakan angkanya bisa mencapai 30 persen.
”Saat ini di masyarakat komunikasi sudah menjadi kebutuhan dasar sehingga dipastikan lonjakan trafik akan terjadi. Sekarang tinggal pintarnya operator mengoptimalkan jasa yang dimilikinya baik suara, SMS, dan data agar bisa pengguna terangsang menghabiskan biaya komunikasinya lebih banyak ketimbang hari-hari biasa,” tuturnya.[dni]

 

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s