160811 Kemenhub Usahakan Mudik Nyaman

JAKARTA–Kementrian Perhubungan (Kemenhub) mengusahakan masyarakat bisa menikmati mudik lebih nyaman pada tahun ini seiring berbagai persiapan yang dilakukan secara matang.
“Saya berharap, pengaturan mudik semakin baik dari waktu ke waktu. Dengan demikian pemudik akan merasa aman dan nyaman selama perjalanan berangkat ataupun pulang. Dan yang terpenting, pemudik jangan sampai dibebani biaya yang mahal,” kata Menteri Perhubungan Freddy Numberi di Jakarta
Dijelaskannya, hal-hal yang menjadi fokus perhatian dalam mudik Lebaran  masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Mulai dari kesiapan kapasitas angkut, penjualan tiket dengan harga menjulang, praktik percaloan, kemacetan parah arus mudik, hingga pasar tumpah.
Penyelenggaraan mudik sendiri tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan titik berat pengendalian terpadu yang meliputi angkutan jalan di 12 propinsi, angkutan kereta api pada 9 daop dan 3 divre, angkutan sungai danau penyeberangan pada 7 lintasan utama, angkutan laut pada 52 pelabuhan, dan angkutan udara pada 24 bandara.
“Kami sudah intensif melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Sejauh ini, persiapan cukup baik. Posko-posko lebaran sudah siap di beberapa titik yang selama ini rawan macet,” katanya.
Dikatakannya, angkutan kereta api dan ancaman kemacetan parah di pelabuhan penyeberangan Merak juga menjadi fokus perhatian utama. Khususnya, tiket kereta api kelas eksekutif yang dikabarkan langsung habis terjual ketika loket belum lama dibuka.
Antisipasi terulangnya kembali antrian Merak,  kapal-kapal wajib melakukan docking saat ini, sehingga saat H-7 dan H+7, semua kapal harus siaga operasional penuh. Kondisi persiapan Merak hingga saat ini sudah semakin maksimal dan pemerintah menyiapkan 38-40 kapal dengan operasional setiap harinya 24-28 kapal. Apalagi, mulai H-4 mendatang, jumlah truk yang lebih dari satu sumbu tidak boleh lagi beroperasi sehingga bisa dialokasikan untuk mengangkut kendaraan pribadi dan sepeda motor selama angkutan lebaran.
Berdasarkan data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) jumlah pemudik pada Idul Fitri tahun ini untuk seluruh moda transportasi mencapai 15,47 juta orang. Jumlah itu meningkat 4,14 persen dibandingkan Lebaran 2010 lalu yang berjumlah 14,85 juta orang.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub selaku koordinator angkutan mudik Lebaran 2011 Suroyo Alimoeso menyatakan bahwa peningkatan jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini disebabkan puncak arus mudik berada pada akhir pekan, yaitu H-5 Lebaran. Adapun puncak arus balik Lebaran diprediksi terjadi pada H+5. Puncak arus mudik diperkirakan pada Jumat, Sabtu,dan Minggu, yakni 26–28 Agustus 2011.
Data menyebutkan, total kapasitas penumpang angkutan darat  untuk jalan mencapai 16,6 juta penumpang dengan total armada 34.690 unit bus. Sedangkan untuk jasa angkutan sungai danau dan penyeberangan, tahun ini akan disiapkan 123 kapal dengan total kapasitas 11,23 juta penumpang.
Sedangkan jumlah penumpang kereta api tahun ini diperkirakan turun 5,32 persen menjadi 2,91 juta dari 3,08 juta pada 2010. Penurunan ini karena berkurangnya sarana kereta api sebanyak 4,87 persen menjadi 215 kereta dengan kapasitas 2,95 juta penumpang pada Lebaran 2011 dari 226 kereta dengan kapasitas 3,08 juta pada Lebaran 2010.
Untuk angkutan laut, jumlah pemudik diprediksi akan mencapai 1.050.721 orang atau mengalami peningkatan jumlah penumpang sebanyak 59.475 orang atau 6 persen dibanding realisasi jumlah penumpang tahun 2010 sebanyak 991.246 orang.
Adapun armada kapal yang disiapkan sebanyak 733 unit dengan kapasitas daya angkut sebesar 3,19 juta orang penumpang, terhitung dari H-15 sampai dengan H+15.
Terakhir, angkutan udara  disiapkan sekitar 332 pesawat  dengan total kapasitas angkut hingga 4,17 juta penumpang. Jumlah ini meningkat tajam dibanding tahun lalu yang hanya disediakan 246 pesawat dengan total kapasitas angkut mencapai 3,49 juta penumpang.
Angkutan sepeda motor selama perjalanan mudik juga menjadi perhatian, dimana hanya diperkenankan hanya boleh mengangkut dua orang saja. “Pengguna sepeda motor agar berhati-hati karena tidak ada jalur khusus, semuanya mix traffic. Apabila dalam dua jam kelelahan sebaiknya beristirahat, jangan dipaksakan,” tegas Suroyo.
Tahun ini pemudik  sepeda motor diprediksi meningkat 7,42 persen dari 2,3 juta di tahun 2010 menjadi 2,47 juta. Sedangkan jumlah mobil pribadi diprediksi meningkat 6,08 persen, dari 1,54 juta pada tahun 2010 menjadi 1,63 juta.
Nagrek
Pada masa angkutan lebaran tahun ini, pemerintah  juga menyoroti sejumlah daerah yang nantinya akan dilewati para pemudik untuk pulang ke kampung halamannya.Untuk Pulau Sumatera akan difokuskan di sekitar Sumatera Utara, Jambi, hingga menuju Lampung. Lintas timur Sumatera diperkirakan akan lebih lancar pada mudik lebaran tahun ini. Namun, akan menemui kendala dari Medan, Sumatera Utara menuju Banda Aceh.
Sedangkan di Pulau Jawa, masih terfokus di sejumlah titik seperti di Nagreg. Setahun belakangan ini pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum membangun semi jembatan (semi tunnel) di Lingkar Nagreg. Hingga Juli, terowongan pun sudah mulai rampung, meski belum selesai pengerjaannya. Kementerian PU sendiri menjanjikan akan menghentikan pekerjaan sementara 10 hari sebelum lebaran. Sehingga Nagreg pun benar-benar bisa dilewati masyarakat untuk mudik.
Kemacetan pun akan diantisipasi juga di Cikampek. Meski jembatan layang Gebang sudah rampung pada tahun ini, masih banyak kendaraan roda dua ataupun mobil yang akan melintasi titik tersebut.
Persimpangan di sekitar Cikampek pun harus menjadi perhatian masyarakat agar dapat menghindari macet, seperti di Simpang Cikampek, Simpang Jomin, Simpang Mutiara, dan Simpang Cikopo.
Selanjutnya, yang perlu diperhatikan adalah titik lokasi pasar tumpah. Sama seperti tahun lalu, dia mengatakan, terdapat 25 titik pasar tumpah sepanjang ruas Pantai Utara Jawa.
Di Jawa Timur, yang perlu diantisipasi jika terjadi macet adalah daerah sekitar Porong. Meski kondisi sudah semakin baik di sana, menurutnya, masih harus memerhatikan kendala lumpur di sana.[dni]

 

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s