150811 Dana CSR Garuda Telah Disalurkan. Rp 6 Miliar

JAKARTA–PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk hingga saat ini telah menyalurkan dana kegiatan sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR)  hingga 6 miliar rupiah.

Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengungkapkan setiap tahunnya, perseroan telah menganggarkan 2,5 persen  dari total laba perusahaan untuk menunjang program CSR.

“Hingga saat ini sudah 6 miliar rupiah digelontorkan untuk kegiatan CSR,” katanya di Jakarta, Minggu (14/8).

Dijelaskannya, dana CSR tersebut diantaranya untuk mengembangkan 720 mitra binaan Garuda yang berada di seluruh Indonesia.

Dikatakannya, salah satu mitra binaan Garuda yaitu pengrajin kain tenun asal Bali dan Sambas, Kalimantan Barat. Dukungan kepada para pengrajin nasional melalui CSR Garuda untuk melestarikan warisan kebudayaan Indonesia khususnya tenun Indonesia.

“Saat ini Garuda bekerjasama dengan Cita Tenun Indonesia (CTI) dan Metro Departemen Store untuk melaksanakan kegiatan festival tenun nusantara, tujuannya untuk mensosialisasi nilai yang terkandung dalam kain tenun Indonesia,” jelasnya.

Festival tenun dilaksanakan mulai 29 Juli-29 Agustus 2011 dan dilaksanakan di tiga lokasi Metro Departemen Store yang tersebar di Jakarta Selatan, yakni Metro Pondok Indah (periode 29 Juli-14 Agustus 2011), Metro Gandaria City (12-22 Agustus 2011) dan Metro Plaza Senayan (22-29 Agustus 2011).

Ketua Cita Tenun Indonesia (CTI) Okke Hatta Rajasa mengatakan keberhasilan para mitra binaan untuk masuk departement store merupakan kebanggan sendiri bagi CTI. Hal ini berarti tim binaan berhasil memenuhi kualitas mutu yang dipersyaratkan oleh departement store terkenal seperti Metro.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Garuda dan Metro yang sudah mendukung, dengan ini akan semakin meningkatkan kepercayaan diri perajin untuk menghasilkan tenun yang berkwalitas,” kata Okke.

Dia menambahkan diharapkan terciptanya pengusaha-pengusaha baru dibidang tekstil sehingga dapat membangun kesejahteraan masyarakat lewat budaya.

Presiden Direktur Metro Departement Store Christine Barki mengatakan bahwa dukungan kepada Garuda Indonesia dan CTI pada Festival Tenun ini bukan hanya ditujukan sebagai kegiatan komersial semata, juga untuk mewujudkan komitmen mendukung pengembangan dunia fesyen dalam negeri serta salah satu bentuk CSR Metro.

VP Corporate Communication Garuda Indonesia Pujobroto mengatakan sejak awal 2009, perseroan bersama CTI telah bersama-sama melestarikan kain tenun dengan program pelatihan dan pengembangan perajin tenun di berbagai daerah.

Program sudah berlangsung dan masih berlanjut yakni di Bali (2009), Sambas (2010-2012), dan Lombok (2011-2012).[Dni]

150811 Direktur SDM Telkom Raih Penghargaan

JAKARTA—Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), Faisal Sjam, meraih penghargaan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Nararya dari  Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono pada Jumat (12/8) lalu  dalam rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 Republik Indonesia.
Head of Corporate Communication and Affair Telkom Eddy Kurnia menjelaskan,   berdasarkan Keputusan Presiden RI RI Nomor 82/TK/TAHUN 2011 Tanggal 10  Agustus 2011 tentang penganugerahaan  Tanda Kehormatan Bintang Jasa, Faisal Sjam bersama 10 putra-putri terbaik Indonesia lainnya berhak memperoleh Tanda Kehormatan Bintang Jasa Nararya.
“Kami merasa bangga dengan penghargaan yang diterima oleh salah satu direksi Telkom. Ini membuktikan SDM Telkom berkualitas, mumpuni, dan tak pernah lelah menyumbang keringat kepada masyarakat,” katanya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (14/8).
Diungkapkannya, pertimbangan Presiden menganugerahkan tanda kehormatan tersebut adalah karena para penerima penghargaan dinilai berjasa besar di suatu bidang atau peristiwa tertentu yang bermanfaat bagi keselamatan, kesejahteraan, dan kebesaran negara dan bangsa, telah memberikan pengabdian dan pengorbanannya di bidang sosial, ekonomi, ilmu pengetahuan, teknologi, dan beberapa bidang lain yang bermanfaat bagi bangsa dan negara serta Darma bakti dan jasanya diakui secara luas di tingkat nasional.
“Telkom merasa bangga dan berterima kasih kepada Pemerintah, karena penghargaan tersebut  secara tidak langsung mencerminkan penghargaan dan pengakuan pemerintah atas kinerja Telkom khususnya dalam mengembangkan kompetensi dan sumberdaya manusia di Telkom serta pengakuan atas keberhasilan membangun hubungan industrial yang harmonis antara manajemen dengan karyawan,” tuturnya.[dni]

130811 Kemenhub Awasi Tarif Maskapai

JAKARTA–- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengawasi tarif yang ditawarkan oleh maskapai penerbangan nasional dalam rangka menyambut mudik lebaran.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Herry Bakti S Gumay mengungkapkan telah menegur empat maskapai penerbangan nasional karena  terbukti melanggar tarif batas atas yang telah ditetapkan sebelumnya oleh pemerintah pada masa musim libur (high season) mudik Lebaran 2011.

“Bentuk tegurannya melalui pelayangan surat pertama kepada keempat maskapai penerbangan itu. Jika layangan surat pertama tidak ditaati maskapai, maka pemerintah berjanji akan mengirim surat teguran kedua,” katanya di Jakarta, Jumat (12/8).

Ditegaskanny, jika surat teguran kedua tidak digubris, maka pemerintah akan mengirimkan surat teguran terakhir dan sanksinya akan ada pencabutan izin rute penerbangan bagi maskapai yang melanggar tarif tersebut.

“Kami telah mengirimkan surat teguran kepada maskapai yang melanggar tarif batas atas kemarin, mereka itu perhitungannya tidak benar,” jelasnya.

Diungkapkannya,  berdasarkan temuan tim pemantau tarif dari Ditjen Perhubungan Udara, pada pekan pertama Agustus 2011 ini, keempat maskapai penerbangan yang terbukti melanggar tarif batas atas berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan (KM) 26 / 2010 tentang Penetapan Tarif Batas Atas Angkutan Udara yaitu Merpati Nusantara Airlines, Express Air, Susi Air dan Trigana Air Service.

“Tarif yang dilanggar maskapai berada di wilayah Indonensia bagian timur yaitu di Papua. Sedangkan untuk di wilayah di bagian barat belum ditemukan,”jelasnya.

Selanjutnya diungkapkan, selain empat maskapai di atas,terdapat  satu satu maskapai carter yang melanggar perizinan. Maskapai tersebut adalah Aviation Missionary Association (AMA) yang dianggap melanggar perizinan penerbangan carter menjadi penerbangan reguler.
“Statusnya carter berjadwal, kalau carter ya carter, karena ini ada unsur kebutuhan di daerah maka kami tetap izinkan untuk terbang tapi tarifnya disesuaikan,” jelasnya.

Secara terpisah, juru bicara Kemenhub Bambang S Ervan mengungkapkan, pemerintah berhasil membuka penerbangan baru berbendera Indonesia setelah  melalui negosiasi cukup alot dalam acara Air Talk Jepang-Indonesia pada  9-11 Agustus lalu.

“Indonesia diperbolehkan menambah frekuensi di airport haneda 7 kali  dalam seminggu dari semula tidak ada, dan Narita dapat tambahan 1 flight dari semula 2 flight per hari menjadi 3 flight,” katanya.[Dni]

120811 Belanja Online Menjadi Tren

JAKARTA—Masyarakat Indonesia diyakini  semakin terbiasa berbelanja secara online melalui dunia maya berkat jaringan internet yang bisa diandalkan, metode pembayaran yang aman,  dan jasa pengiriman yang terpercaya.
“Berbelanja secara online semakin banyak peminatnya di Indonesia. Bahkan situs seperti multiply.com mengubah platform-nya didorong oleh perilaku dari masyarakat di Indonesia dan Philipina yang makin keranjingan berjualan di dunia maya,” ungkap AVP Marketing Communication Multiply Edward K. Suwignyo di Jakarta, (11/8).
Diungkapkannya, beberapa tahun lalu situs multiply lebih sebagai social media dimana menjadi tempat berinteraksi bagi pemilik akun. Namun, karena masyarakat di Indonesia atau Philipina yang senang berjualan melalui akun yang dimilikinya, membuat perusahan ini menggabungkan antara social media dan e-commerce atau lebih dikenal dengan social commerce.
Social commerce adalah berbelanja dengan interaksi dalam e-commerce yang memberikan solusi secara komprehensif. Solusi itu adalah mencari, memilih, membayar, pengiriman, dan membagi informasi penjual-pembeli barang.  Di Social Commerce ini masalah sumber informasi yang kredibel memegang peranan selain  user generated content untuk membangun rasa kepemilikan.
Dikatakannya, saat ini multiply memiliki 2 juta akun, dimana jumlah pengunjung mencapai 7 juta, dan page view 70 juta per bulan. Ranking dari situs ini di peringkat Alexa pada nomor 24 yang dikunjungi di Indonesia. Sedangkan pemilik akun yang membuat toko online sebanyak 45 ribu toko, dimana barang yang dijual dominan adalah baju dan perlengkapan bayi.
“Umumnya nilai transaksi sebulan itu sekitar 100-200 ribu rupiah. Hanya 10-20 persen dari total transaksi yang bisa mencapai lima juta rupiah sebulan. Sekarang kami ingin meningkatkan transaksi dengan menggandeng XL membuka toko online untuk menjual perangkat bergerak. XL adalah  operator  pertama membuka toko di multiply,” ungkapnya.
GM Mobile Data Service Channel Development XL Handono Warih menjelaskan, upaya perseroan  berjualan di multiply tak bisa dilepaskan dari tren ke depan dimana semua yang offline akan menjadi online. “Kami ingin menangkap peluang yang ditawarkan oleh dunia digital.  Kami melihat aktivitas online akan berkembang pesat, terutama transaksi online yang akan mempermudah masyarakat dalam berbelanja, bahkan hingga pengantaran barang yang dibeli langsung kepada pembeli. Kami berharap hingga akhir tahun akan terjadi sekitar 10 ribu transaksi penjualan,” ungkapnya.
Diungkapkannya, dalam membuka toko online di multiply, perseroan menggandeng  distributor gadget dan ponsel terbesar di Indonesia yakni Erafone.  Barang-barang yang dijual terdiri dari berbagai produk bundling, baik smartphone, modem, maupun tablet.  Transaksi dan pembayaran dilakukan dengan cara online melalui penggunaan KlikBca,ATM BCA, transfer BCA atau bank Mandiri.
Salah satu program khusus yang dapat dinikmati oleh masyarakat yang berbelanja produk bundling melalui situs belanja online ini adalah cash back hingga  500 ribu rupiah plus free 12 bulan Internet Unlimited XL untuk sejumlah produk smartphone Samsung, Sony Ericsson, iPhone, dan Huawei.
“Kami juga berencana bekerjasam dengan Multiply mengembangkan pola pembayaran dengan e-money melalui produk XL Tunai yang tengah diuji coba di Yogyakarta. Jika model pembayaran kian beragam, maka e-commerce makin maju,” kata Warih.
Secara terpisah, praktisi telematika Mochammad James Falahuddin mengungkapkan, kondisi e-commerce di Indonesia saat ini  masih terbatas dalam metode pembayaran. Sedangkan untuk pengembangannya dibutuhkan  kolaborasi,  harga produk yang ramah kantong, dukungan ekosistem, dan adanya kepercayaan. [dni]