110811 Pelni Siapkan 27 Armada Sambut Arus Mudik

JAKARTA—PT Pelayaran Indonesia (Pelni) menyiapkan 27 armada kapal penumpang untuk menyambut arus mudik 2011 yang diperkirakan akan meningkat sebesar dua persen dari 614 ribu penumpang pada 2010 menjadi 614.443 penumpang pada 2011.
Direktur Utama Pelni Jussabella Sahea menjelaskan, armada yang disiapkan terdiri dari 13 unit kapal penumpang tipe 2000 dan 3000, 9 unit kapal penumpang tipe 1000, 3 unit kapal tipe 500, serta 2 unit kapal penumpang Ro-Ro dengan total kapasitas mencapai 51.048 seat termasuk dispensasi kapasitas penumpang.
“Kami menyiapkan posko angkutan Lebaran mulai H-15 sampai H+15 atau dari 15 Agustus sampai 15 September 2011. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada hari-hari tersebut,” katanya di Jakarta, Rabu (10/8).
Dijelaskannya, terdapat beberapa rute padat penumopang yang diprioritaskan. Rute –rute tersebut antara lain Belawan , Batam, Tanjung Pinang, Tanjung Priok, Pontianak, Kumai, Sampit, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Pare-pare, dan Bau-bau.
Dikatakannya, dari beberapa pelabuhan tersebut, Pelni melakukan deviasi (pengalihan) rute kapal ke rute yang padat penumpang. Seperti KM Ciremai melayani rute tambahan dari Tanjung Priok tujuan Belawan. Di samping itu juga menambah frekuensi pelayaran KM Lawit dari Sampit ke Semarang.
“Pada mudik  Lebaran kami menetapkan kebijakan tarif ekonomi tidak ada kenaikan alias berlaku tarif normal,” katanya.
Diungkapkannya, perseroan memberikan diskon khusus untuk tariff non ekonomi untuk ruas tertentu seperti rute Jakarta-Surabaya tariff tiket kelas satu 180 ribu rupiah, rute Jakarta-Semarang tarif tiket kelas I  150 ribu rupiah. “tariff ini lebih murah jika dibandingkan moda transportasi lainnya,” katanya.
Terkait untuk persiapan armada, seluruh kapal Pelni telah dilakukan perbaikan dan perawatan (docking) sebelum awal Agustus ini. “Seluruh kapal juga telah memnuhi standar regulasi keselamatan pelayaran, karena dilengkapi dengan sistem dan fasilitas keselamatan sesuai dengan standar International Maritime Organization (IMO),” jelasnya.[dni]
Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s