300711 Manajemen Garuda Janjikan Masalah Pilot Selesai di Ramadan

JAKARTA—Manajemen PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menjanjikan masalah tuntutan pilot lokal yang tergabung dalam Asosiasi Pilot Garuda (APG) akan selesai di bulan Ramadan nanti.
“Beberapa isu yang terkait masalah pilot akan  segera diselesaikan  selama Ramadan nanti. Misalnya,  soal pilot asing, pendapatan pilot, dan hal-hal lainnya. Kami harapkan momentum Ramadan juga mewarnai perundingan dengan APG dimana lebih banyak semangat kebersamaan menuntaskan masalah,” ungkap Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar di Jakarta, Jumaat (29/7).
Diungkapkannya, mulai hari ini (Jumat, 29/7) penerbangan Garuda telah kembali normal karena para pilot sudah kembali bekerja seperti biasanya. Pilot cadangan yangdisiapkan sebanyak 130 orang ternyata hanya terpakai 10 orang untuk menutup aksi mogok yang dilakukan pilot APG.
“Jika ada delay itu karena alasan operasional mengingat ada rotasi dampak dari kejadian Kamis (28/7). Garuda juga tidak mengalami kerugian karena aksi kemarin mengingat semuanya telah diantisipasi seperti menggabungkan penerbangan atau mengalihkan ke maskapai lain,” katanya.
Ditegaskannya, manajemen tak akan mengubah rencana jangka panjang yang telah ditetapkan dalam rangka mencapai Quantum Leap seperti yang sudah dicanangkan dalam aksi jangka panjang perseroan.
“Saya merasa tidak ada miss management atau perencanaan yang kurang matang seperti ditudingkan banyak pihak kepada manajemen. Kalau saya melihat kejadian kemarin itu lebih kepada masalah komunikasi dimana belum terjadi (komunikasi) dua arah,” katanya.
Dikatakannya, manajemen telah siap untuk bertemu dengan APG dan membahas masa depan perusahaan dengan semangat memajukan Garuda. “Kita sudah punya solusi-slousi dari masalah yang ada. Tetapi belum bisa diungkap sekarang,” jelasnya.
Presiden  APG Captain Stephanus Geraldus Rahardi mengharapkan,  kesepakatan antara manajemen Garuda dengan APG bisa memberikan hasil yang terbaik bagi perusahan maupun bagi para pilot.
 “Hal yang penting kami sudah ada kesepakatan dan akan diselesaikan bersama. Penghentian mogok bukan karena ada menang-menangan atau kalah-kalahan, tetapi untuk yang terbaik bagi perusahaan dan pekerjanya,” tegas Stephanus.
Seperti diketahui, APG menuntut ada kewajaran kompensasi antara pilot lokal dan asing di Garuda, serta meminta manajemen untuk lebih matang dalam perencanaan armada dengan melihat ketersediaan kru. APG mengungkapkan selama ini pilot-pilot di Garuda sudah overload jam terbang karena mengejar frekuensi penerbangan sehingga bisa berdampak kepada aspek keselamatan mengingat jadwal istirahat tidak ideal. Garuda sendiri melalui Quantum Leap berencana memiliki154 pesawat hingga 2015 nanti.
Perseroan   telah melaksanakan kerjasama dan merekrut penerbang-penerbang baru dari sekolah seperti PLP Curug dan Bali International Flight Academy sebanyak 150 orang. Garuda sendiri sebenarnya membutuhkan tambahan 150-200 pilot per tahun. Namun, persoalannya setiap tahun sekolah pilot di Indonesia hanya mampu meluluskan sekitar 300-400 penerbang.
Berdasarkan data dari manajemen Garuda, gaji pilot lokal perbulan 47,7 juta rupiah sedangkan pilot asing 68,8 juta rupiah. Flight allowance untuk pilot lokal 10 juta rupiah dengan asumsi 60 jam terbang, namun penerbang asing tidak dapat.
Selain itu, masih ada benefit cash seperti THR dan lain-lain untuk pilot lokal sebesar 3,5 x gaji per tahun atau 13,9 juta rupiah per bulan. Sementara  pilot asing tak mendapatkannya.
Total monthly cash 71 juta rupiah (pilot lokal) dan sebesar 68,8 juta rupiah (pilot asing). Sedangkan annual cash senilai 860 juta rupiah diperuntukkan untuk penerbang lokal, tetapi yang asing mendapat lebih kecil sebesar 826 juta rupiah.
Masih ada lagi benefit non cash seperti Jamsostek, tunjangan pensiun, kesehatan dan lain-lain sebesar 12,3 juta rupiah setiap bulan untuk pilot lokal. Dan pilot asing cuma mendapat 2,25 juta rupiah perbulannya.
Khusus untuk pilot asing memang diberi tunjangan perumahan atau tempat tinggal sebanyak 10 juta rupiah per bulan. Kendati pilot lokal tak mendapatkan tapi pilot asing hanya dikontrak selama 12 kali gaji (satu tahun).[dni]

 

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s