210711 Bisnis Game Online Tumbuh 33%

JAKARTA—Bisnis game online di Indonesia diperkirakan memiliki Coumpond Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 33 persen selama lima tahun ke depan seiring mulai banyaknya produk yang ditawarkan ke masyarakat.
“Indonesia ketinggalan untuk bisnis game online ketimbang Malaysia atau Vietnam. Ini karena persepsi di masyarakat bermain game itu tidak baik. Tetapi dengan potensi bisnis mencapai 30 miliar rupiah, produk dan pelaku usaha yang bermain di bisnis ini semakin banyak,” ungkap Direktur Teknologi Informasi Telkom Indra Utoyo di Jakarta, Rabu (20/7).
Diungkapkannya, di bisnis game telah terjadi pergeseran dari permainan yang sifatnya station menjadi sosial seperti game online. Hal ini menjadikan terbuka peluang bagi operator telekomunikasi untuk menawarkan jaringannya sebagai alat konektifitas.
“Kami bekerjasama dengan PT Tele Nusantara Visi (Telegraph) mengomersialkan   permainan Massive Multiplayer Online Role Playing Game (MMORPG) pertama di Indonesia yakni Nusantara Online. Permainan berlatar belakang sejarah nusantara masa lalu saat kebudayaan dan kerajaan-kerajaan besar di nusantara turut mewarnai perjalanan sejarah dan budaya dunia,” jelasnya.
Dijelaskannya, untuk memasarkan produk ini,  Nusantara Online   bekerjasama dengan Kemendiknas agar  permainannya masuk  dalam Jaringan Pendidikan Nasional dan South Asian Minister Of Education Organization Regional Open Learning Center (SEAMOLEC).  Telkom sendiri memberikan dukungan pengembangan game ini dengan menyediakan  14 server dan bundling produk dengan akses internet Speedy.
President Director Telegraph Heru Nugroho mengungkapkan, ketika versi uji coba dari permainan ini diluncurkan sudah ada 20 ribu pemain teregister dimana 200 pengguna memainkannya secara bersamaan (konkuren). “Kita mengharapkan hingga akhir tahun nanti akan ada 200 ribu pengguna teregister dengan dua ribu yang bermain secara konkuren,” jelasnya.

Diungkapkannya, permainan yang dirintis empat tahun lalu  telah menelan investasi hingga satu juta dollar AS.  “Kami adalah satu-satunya game yang mendapatkan sertifikat dari Kemendiknas. Kita menargetkan  pada tahun pertama setiap bulannya nusantara online mampu meraup omset 30 persen,” katanya. [dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s