270611 AP I Akan Kembangkan 8 Bandara

JAKARTA—PT Angkasa Pura I (Persero) berencana akan mengembangkan delapan bandara yang berada di bawah pengelolaannya untuk meningkatkan layanan bagi pengguna jasanya.

Delapan bandara itu adalah Bandara Sepinggan Balikpapan, Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, Sultan Hasanuddin Makasar, Adi Sucipto Yogyakarta, Adi Sumarmo Semarang, Ahmad Yani Semarang.

“Kami baru saja memperoleh komitmen pinjaman sebesar
5 triliun rupiah dari Bank Mandiri. Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan delapan bandara selama empat tahun ke depan,” ungkap Direktur Utama Angkasa Pura I Tommy Soetomo di Jakarta, akhir pekan lalu.

Diperkirakannya, dana pinjaman itu
kemungkinan besar akan cair pada kuartal I 2012. Adanya fasilitas pinjaman tersebut, bisa menutup kekurangan belanja modal perseroan.

Saat ini, belanja modal perseroan yang berasal dari kas internal untuk pengembangan bandara hanya 2,6 triliun rupiah, dimana
Sebagian telah digunakan untuk mengembangkan bandara Sepinggan dan Ngurah Rai.

Diungkapkannya, Angkasa Pura I membutuhkan 1,50 triliun rupiah
untuk mengembangkan terminal dan fasilitas penunjang Bandara Sepinggan, Balikpapan dari kapasitas 1,05 juta penumpang per tahun menjadi 10 juta penumpang per tahun (1 juta penumpang terminal internasional dan 9 juta penumpang terminal domestik).

Sepinggan perlu dikembangkan karena jumlah penumpang yang melalui bandara tersebut sudah melebihi kapasitas, pada 2010 bandara tersebut melayani 5,10 juta penumpang. Perkiraan kebutuhan dana untuk mengembangkan Sepinggan mencapai 1,57 triliun rupiah.

Perseroan akan membiayai pembangunan Sepinggan menggunakan kas internal serta pinjaman dari bank. Pada 2011 ini, alokasi untuk Sepinggan sebesar
250 miliar rupiah dari total belanja modal yang disiapkan.

Dana sebesar 250 miliar rupiah diambil dari anggaran tahun ini sementara pengembangan Sepinggan dibiayai secara tahun jamak sampai 2013, jadi sisanya akan dikeluarkan tahun berikutnya

Sebagian besar belanja modal lainnya dialokasikan untuk membiayai pengembangan Ngurah Rai Denpasar 1,77 triliun rupiah dan terminal 2 Juanda Surabaya 400 miliar rupiah.

Lebih lanjut diungkapkan, saat ini Angkasa Pura I juga sedang fokus untuk mengembangkan 13 anak usaha yang mengurus bisnis hotel transit, properti dan realty. Targetnya kuartal III sudah beroperasi karena harus ada pengesahan ke Menteri BUMN.

Perseroan mengalokasikan dana sebesar 100 miliar rupiah yang berasal dari kas internal. Sementara sepuluh anak usaha lain diantaranya akan bergerak di bidang kargo dan logistik, periklanan, jet fuel, perparkiran, aviation training, keamanan, lounges, event organizing, ritel bandara dan tol bandara.

Untuk melengkapi proses pengembangan anak usahanya, perseroan bekerjasama dengan Accor Indonesia untuk menjadi operator dua hotel bandara yang ada di Makasar dan Surabaya. Dalam lima tahun, perseroan menargetkan mamapu memiliki 1.000 kamar dari seluruh hotel yang ada di bandara AP I.

Konstruksi akan dilakukan tahun ini dengan target dalam setahun akan selesai. Untuk tahap awal, perseroan mengalokasikan dana sebesar 50 miliar rupiah untuk dua hotel tersebut. Dua hotel tersebut berjenis budget hotel, dengan merek Formula 1.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s