060611 Telkom Komersialkan IPTV

JAKARTA—PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) akhirnya mengkomersialkan secara resmi layanan  Internet Protocol Television (IPTV) dengan merek dagang  Groovia TV di Indonesia.

IPTV adalah layanan televisi layaknya penyiaran biasa, namun jaringannya berbasis kepada internet protocol (IP). Layanan ini didefinisikan sebagai Interactive Personalize TV menggunakan kabel untuk bisa diakses pelanggan dan dijamin tingkat kerahasiaannya sehingga pelanggan bisa mereview menggunakan jaringan kabel telepon dan kabel broadband dalam satu waktu.

“Setelah melalui persiapan yang matang dan edukasi pasar secara terus-menerus, Telkom secara resmi meluncurkan IPTV dengan merek Groovia TV. Harapan kami dengan adanya Groovia, penggunanya bisa lebih groovy dan meningkat kualitas hidupnya melalui hiburan yang didapat dari IPTV,” ujar Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah di Jakarta, akhir pekan lalu.

Dijelaskannya, untuk tahap awal Groovia disasar bagi masyarakat di Jakarta Selatan, setelah itu dua hingga tiga bulan ke depan seluruh warga Jakarta bisa menikmati layanan yang memiliki keunikan dimana pelanggan pemegang kontrol terhadap konten yang disiarkan berkat adanya  berbagai fitur yang memungkinkan pelanggan untuk record, pause, dan rewind tayangan TV favoritnya dalam jangka waktu tiga hari. Selain itu juga  ada fasilitas video on demand  (VoD), game on line  bahkan karaoke.

“Kami tidak sembarangan menawarkan IPTV, ini mulai dari riset pasar yang mendalam, persiapan jaringan untuk bisa menghantarkan siaran sesuai janji yang diberikan, konten yang beragam, serta petugas purnajual yang mengerti produk. Persiapan matang ini harus dilakukan mengingat segmen yang disasar adalah kelas premium,” tegasnya.

Diungkapkannya, untuk menyelenggarakan layanan yang cocok disandingkan dengan perangkat smart television atau  connected TV itu, perseroan membenamkan investasi sekitar 50-100 miliar rupiah, belum termasuk investasi untuk pengembangan jaringan akses true broadband yang menawarkan kecepatan 20-100 mbps.

“Pada akhir tahun ini jaringan yang mampu menghantarkan true broadband sekitar 1 juta sambungan, kita harapkan 2015 nanti menjadi 13 juta sambungan. Investasi hingga 2015 itu  sekitar 21,198 triliun rupiah ,” ungkapnya.

Direktur Konsumer Telkom I. Nyoman G Wiryanata menjelaskan, bagi pelanggan akses internet Speedy yang berlangganan paket basic sebesar 1 Mbps hingga 3 Mbps, cukup menambahkan biaya 50 ribu rupiah untuk menikmati Groovia TV. Selama masa promosi, pelanggan Speedy yang berlangganan Groovia TV akan menikmati free upgrade langganan Groovia TV selama tiga bulan, yaitu  tiga bulan pertama hanya bayar sesuai tarif  Speedy existing  pelanggan ditambah full pacakage channel.

“Bagi pelaggan yang berlangganan di bawah 1 Mbps di-upgrade dulu besaran langganan dan dicek  kesiapan jaringan di rumahnya untuk bisa dilalui layanan IPTV. Sedangkan bagi pelanggan baru, kami akan menawarkan pemasangan akses 1 Mbps dimana harga berlangganan disesuaikan dengan kondisi persaingan di lokasinya,” jelasnya.

Dikatakannya, dalam waktu enam bulan lagi layanan ini akan bisa dinikmati  melalui perangkat mobile,  komputer atau notebook berkat fitur three screens yang dimilikinya. “Kami juga akan mengembangkan layanan ini ke Kota Surabaya, Semarang, dan Denpasar. Kita menargetkan hingga enam bulan ke depan ada 300 ribu pelanggan yang menggunakan Groovia TV,” ungkapnya.

Direktur Utama TelkomVision Elvizar KH menambahkan, berkat adanya Groovia TV, maka anak usaha Telkom yang bergerak di jasa TV berbayar ini memiliki produk yang paling kompetitif di pasar.

“Kami adalah operator TV berbayar yang paling lengkap medianya untuk meyalurkan konten mulai dari satelit, kabel, hingga  IPTV. Jika di Hongkong membutuhkan waktu tiga tahun atau Malaysia satu tahun untuk mengembangkan IPTV, saya optimistis di Indonesia bisa lebih cepat adopsi pasarnya karena kami sudah memiliki strategi yang tepat untuk masuk ke pasar,” tegasnya.

Diungkapkannya, pada tahun depan total pelanggan TelkomVision diperkirakan mencapai 1,5 juta pengguna dari semua produk. Sedangkan khusus IPTV  ditargetkan ada 1 juta pelanggan  pada 2015 nanti, dimana saat ini ada 40 channel hiburan yang mendukungnya. Beberapa diantaranya adalah  HBO, Max, Warner TV, Discovery Channel, TLC,  Diva Universal, Syfy Universal, Universal, Celestial, Disney Junior, dan lainnya.

“Kami optimis bisa meraih angka tersebut bahkan bisa lebih karena pelanggan TV berbayar di Indonesia terbilang masih sangat kecil. Bandingkan dengan negara tetangga, di Malaysia, penetrasi TV berbayar sudah mencapai 30 persen bahkan di India sudah 80 persen dari total populasi,” jelasnya.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s