300511 Garuda Tambah Hub

JAKARTA—PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) akan menambah hub dengan menjadikan Makassar sebagai lokasi ketiga setelah sebelumnya Jakarta dan Denpasar menjadi tempat home base armada dan kru dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.

“Mulai  1 Juni 2011, Garuda akan menambah hub dengan memilih Bandara Sultan Hasanudin (Ujungpandang) sebagai lokasi ketiga. Selama ini hub dari perseroan ada di Cengkareng (Jakarta) dan Denpasar (Ngurah Rai),” ungkap Direktur Keuangan Garuda Elisa Lumbantoruan di Jakarta, Jumat (27/5.

Dijelaskannya, tujuan untuk menambah  hub karena perseroan ingin mengembangkan kapasitas dan frekuensi di Indonesia Timur, serta mendukung pengembangan Koridor IV ekonomi yang dicanangkan oleh pemerintah. “Dengan jumlah penerbangan dari dan ke Ujungpandang, maka akan lebih efisien kalau ada hub di Ujungpandang,” jelasnya.

Diungkapkannya, untuk tahap awal perseroan akan  menempatkan 2 pesawat Boeing 737-500 di ujungpandang  dengan target 12 jam aircraft utilization untuk masing-masing pesawat. “Ini sebagai tambahan dari semua penerbangan yang sudah ada selama ini ke ujungpandang,” jelasnya.

Vice President Marketing Garuda Indonesia  Don JP Bustan  menambahkan, Makassar lokasinya sangat strategis. Saat ini, banyak penerbangan Garuda di Makassar ke seluruh timur Indonesia. Sekarang benar-benar pindah ke Makassar karena menjadi strategi dari manajemen bagaimana kita bisa minimize cost daripada pesawat balik lagi ke Jakarta, “jelasnya.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengakui  pemerintah  mendorong Garuda untuk membuat home base di Makassar untuk menghidupkan penerbangan di Indoensia timur.” Garuda diharapkan menambah rute-rute di Makassar,  termasuk internasional,” jelasnya.

Berdasarkan catatam  Garuda  akan melayani penerbangan internasional perdana Makassar-Singapura dan Singapura-Makassar secara langsung (direct flight) mulai 1 Juni 2011. Garuda akan melayani rute pergi-pulang (PP) tersebut setiap hari selama sepekan dengan mempergunakan armada Boeing 737-500 berkapasitas 150 penumpang.

Sebelumnya, Garuda sudah memiliki rute penerbangan Makassar-Denpasar-Australia. Di timur Indonesia Garuda melayani rute penerbangan Ternate, Menado, Gorontalo, Ambon, Kendari, Palu, Poso, Papua, dan lainnya.

Garuda menjadi maskapai penerbangan kedua setelah maskapai AirAsia yang melayani rute penerbangan internasional, Makassar-Kuala Lumpur, tiga kali sepekan sejak 2010 lalu. Bahkan, tahun ini, AirAsia sudah berencana membuka rute penerbangan langsung dari Makassar ke empat negara di Asia yakni Makassar-Singapura, Makassar-Hongkong, Makassar-Manila (Filipina), dan Makassar-Brunei Darussalam.

Don menjelaskan,  pembukaan rute langsung itu karena melihat potensi penumpang Sulsel dan kawasan Indonesia Timur ke Singapura sangat menjanjikan begitupun sebaliknya.

“Hal yang  menarik karena kita belum terbang sudah ada penumpang dari Ujungpandang (Makassar) ke Singapura sudah 30 persen padahal belum launching. Ini cukup bagus. Dari Singapura ke Makassar juga cukup tinggi salah satu contoh Singapura Tourism Board sudah berkeinginan ke Makassar dan Kendari (Sultra),” jelasnya.

Don mengharapkan, dengan pembukaan rute penerbangan internasional itu diharapkan adanya  pembenahan custom imigration system menyesuaikan  segmen pasar itu.[dni]

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s